Belasan Bocah SD di Jember Tumbang Usai Makan MBG, Dilarikan ke Puskesmas

Minggu, 28 September 2025 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

JEMBER, POSNEWS.CO.ID – Belasan bocah SD di Semboro, Jember, tumbang usai melahap jatah makan bergizi gratis (MBG). Perut mereka mendadak mual, muntah-muntah, hingga dilarikan ke puskesmas.

Total ada 16 siswa dari SDN 05 Sidomekar jadi korban. Kejadian horor itu terjadi Jumat (26/9/2025) pagi, tak lama setelah menu MBG disantap di sekolah.

Kapolsek Semboro Iptu Andreas menuturkan laporan dugaan keracunan muncul dari warga. Insiden itu terjadi di SDN 05 Sidomekar, sekitar pukul 10.00 WIB, tidak lama setelah makanan MBG dibagikan.

“Hanya sepuluh menit setelah santap siang, sejumlah siswa kelas 2, 5, dan 6 mulai mengeluh mual dan sakit perut. Guru kemudian membawa lima siswa dengan kondisi terparah ke Puskesmas Semboro untuk mendapat perawatan,” jelas Andreas, Minggu (28/9/2025).

Sementara itu, siswa lain yang mengalami gejala ringan masih bertahan di sekolah dengan pengawasan ketat para guru.

Baca Juga :  DPR RI Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntut Harga BBM dan Sembako Turun

Menu MBG yang disantap hari itu terdiri dari roti tawar, perkedel tempe, selada, mentimun, keju, saus tomat, dan susu UHT. Danposramil Semboro Peltu Suryo Hadi mengungkapkan sampel makanan sudah diamankan.

“Petugas Dinas Kesehatan langsung mengambil sampel untuk uji laboratorium. Hasilnya akan menentukan penyebab pasti dugaan keracunan,” ujarnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur
Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB