11 Jenazah Santri Ditemukan di Reruntuhan Ponpes, Total Tewas Tembus 60 Orang

Senin, 6 Oktober 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Basarnas mengevakuasi reruntuhan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Dok: BNPB

Petugas Basarnas mengevakuasi reruntuhan musala di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Dok: BNPB

SIDOARJO, POSNEWS.CO.ID – Tragis. Sebelas jenazah santri kembali ditemukan di bawah puing musala Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (6/10/2025).

Penemuan berlangsung sejak tengah malam hingga sore hari, menambah jumlah korban tewas jadi 60 orang!

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, menyebut masih ada tiga santri belum ditemukan. Mereka diduga tertimbun reruntuhan bangunan lama yang roboh tertimpa tumpukan beton berat.

β€œTim masih menyisir area yang rawan. Kami berupaya secepat mungkin menemukan korban,” ujar Abdul.

Selain jenazah utuh, tim juga mengevakuasi lima potongan tubuh dari lokasi kejadian. Semua temuan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi.

Data terbaru menyebut 104 santri alami luka-luka. Dari jumlah itu, empat orang sudah pulang, sementara 99 lainnya masih dirawat intensif.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat

Pencarian kini difokuskan di sektor A1 dan A2, tempat reruntuhan paling parah. Tim SAR bekerja ekstra hati-hati agar tak menimbulkan kerusakan tambahan pada bangunan di sekitar lokasi.

Tragedi ini mengguncang dunia pesantren. Air mata keluarga dan warga terus mengalir di sekitar area evakuasi. Pemerintah berjanji menuntaskan pencarian dan membantu seluruh korban hingga tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur
Nenek 69 Tahun Tewas di Tangan Oknum Polisi, Motif Rp50 Juta Terungkap

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Berita Terbaru

Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan rudal dan drone di Marib serta Hadramaut yang menewaskan puluhan prajurit pemerintah Yaman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:07 WIB

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB