Cak Imin Luncurkan Call Center 158 untuk Lapor Kerusakan Infrastruktur Pesantren

Jumat, 10 Oktober 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Cak Imin mengumumkan pemutihan BPJS Kesehatan di Istana bersama Presiden Prabowo. (PKB)

Menteri Cak Imin mengumumkan pemutihan BPJS Kesehatan di Istana bersama Presiden Prabowo. (PKB)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasca tragedi mushola Pondok Pesantren Al-Khoziny ambruk, pemerintah bergerak cepat. Menko Pemberdayaan Masyarakat (PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin meluncurkan call center 158.

Call center tersebut mempermudah masyarakat melaporkan kerusakan infrastruktur pondok pesantren di seluruh Indonesia secara langsung dan efisien.

Menurut Cak Imin, pemerintah menyiapkan call center 158 untuk mempercepat penanganan dan pendataan infrastruktur pesantren yang rusak atau terancam roboh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui layanan ini, setiap laporan masyarakat langsung kami tindak. Kami ingin audit lapangan dilakukan lebih cepat, akurat, dan transparan,” ujar Cak Imin di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Baca Juga :  Modus Ganjal ATM Digagalkan di Pamulang, 3 Pelaku Ditangkap Warga

Selain itu, ia menegaskan bahwa layanan ini akan membantu Satgas Penataan Pembangunan Pesantren dalam memverifikasi laporan dari seluruh daerah.

Tujuan dan Aturan Penggunaan

Cak Imin mengingatkan masyarakat untuk menggunakan layanan ini secara bijak dan jujur.

“Call center ini hanya untuk keadaan darurat. Tolong gunakan dengan tanggung jawab. Kita perlu kerja sama dan laporan yang valid agar tindakan cepat bisa diambil,” tegasnya.

Masyarakat bisa menghubungi 158 pada jam kerja, yakni pukul 08.30–15.30 WIB, sesuai jadwal pelayanan publik Kementerian PUPR.

Cara Menghubungi Call Center 158

Pengguna Telkomsel dan Tri: tambahkan kode area (021), sehingga menjadi (021) 158.

Baca Juga :  Polisi Observasi Kejiwaan Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Pekalongan

Operator lain: cukup tekan 158 langsung, tanpa kode area.

Langkah ini menjadi bagian dari program nasional peningkatan infrastruktur pendidikan berbasis pesantren. Pemerintah menilai, fasilitas pesantren yang kuat dan aman adalah kunci mencetak generasi santri unggul.

“Pesantren merupakan benteng moral bangsa. Sudah seharusnya fasilitasnya kita jaga agar tetap aman dan layak,” ujar Cak Imin menambahkan.

Sebagai penutup, pemerintah menargetkan setiap laporan yang masuk melalui call center 158 akan ditindaklanjuti maksimal tiga hari kerja, terutama jika menyangkut keselamatan santri dan risiko bangunan roboh. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya
Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab
Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September
Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung
Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Berita Terbaru