Kematian Siswa SMPN 1 Geyer Grobogan, Polisi Bongkar Dugaan Penganiayaan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah SMP Negeri 1 Geyer Grobokan. Dok: Istimewa

Sekolah SMP Negeri 1 Geyer Grobokan. Dok: Istimewa

GROBOGAN, POSNEWS.CO.ID — Tragedi memilukan mengguncang dunia pendidikan di Grobogan, Jawa Tengah.

Seorang siswa SMP Negeri 1 Geyer bernama Angga Bagus Perwira (12) ditemukan tewas di ruang kelas setelah diduga menjadi korban penganiayaan teman-temannya, Sabtu (11/10/2025).

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Rizky Ari Budianto, menegaskan penyidik masih mendalami penyebab kematian Angga. Tim Satreskrim telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk teman sekelas korban dan para guru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan masih berjalan. Saksi yang kami periksa cukup banyak,” ujar Rizky, Minggu (12/10/2025).

Dugaan Bullying di Sekolah

Berdasarkan keterangan keluarga, Angga diduga meninggal akibat dikeroyok teman-temannya saat jam istirahat sekolah. Paman korban, Suwarlan, mengaku keluarga menerima kabar duka itu sekitar pukul 11.00 WIB.

Baca Juga :  BNN Geledah Kampung Bahari: 18 Orang Diciduk, Modus Sadis Wajib Coba Sabu

“Kata teman-teman sekolahnya, Angga sempat kejang-kejang usai dikeroyok. Mau dibawa ke UKS, tapi sudah meninggal dunia,” ujarnya di rumah duka, Desa Ledokdawan, Kecamatan Geyer.

Menurut keterangan saksi bernama Ardina, teman satu sekolah Angga, korban sempat terlibat dua kali perkelahian di sekolah pada hari yang sama — pagi dan siang hari.

Pemicu perkelahian pertama terjadi karena Angga menolak dibully saat kepalanya dipegang oleh salah satu teman. Pelaku sempat memukul kepala korban, namun Angga membalas dengan menendang.

Perkelahian kedua terjadi beberapa jam kemudian setelah salah satu teman memprovokasi korban agar berduel lagi. Dalam duel itu, Angga terpeleset, jatuh, dan langsung pingsan. Tak lama, korban kejang-kejang hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Poverty Porn: Sedekah Demi Konten dan Hilangnya Martabat Penerima

Polisi Dalami Unsur Pidana

Polisi kini fokus menyelidiki apakah peristiwa ini termasuk tindak pidana penganiayaan atau murni kecelakaan dalam perkelahian antar pelajar.
“Kasus ini masih kami dalami. Kami akan menunggu hasil visum dan pemeriksaan saksi-saksi untuk menentukan langkah hukum selanjutnya,” ujar AKP Rizky.

Kepolisian juga berencana memanggil pihak sekolah untuk dimintai keterangan terkait dugaan kelalaian pengawasan terhadap siswa.
Warga sekitar berharap aparat segera mengungkap kebenaran kasus tragis ini agar keadilan bagi Angga Bagus Perwira bisa ditegakkan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan
Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas
Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat
Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius
DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso Usai Serang Petugas dengan Celurit
Bentrok Geng Motor Allstar vs Neverdie di Sukabumi, Dua Warga Jadi Korban Bacok
Lima Remaja Spesialis Pembobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dicokok Polisi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius

Berita Terbaru