Driver Ojol Bonyok Dikeroyok di Tanah Merah, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Senin, 13 Oktober 2025 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Driver ojol dikeroyok di Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, gara-gara salah titik antar pesanan. Ratusan rekan ojol geruduk Polres menuntut keadilan. Foto: MR

Driver ojol dikeroyok di Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, gara-gara salah titik antar pesanan. Ratusan rekan ojol geruduk Polres menuntut keadilan. Foto: MR

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi pengeroyokan terhadap seorang driver ojek online (ojol) di kawasan Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara, sempat bikin geger warga. Polisi bertindak cepat, enam orang diamankan, satu di antaranya resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah ada satu tersangka dan masih kita dalami kemungkinan tersangka lain,” tegas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar, Minggu (12/10/2025) malam.

Sementara itu, Kapolsek Koja Kompol Andre Suharto mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu mendapat informasi dengan memboyong enam orang di lokasi kejadian.

“Begitu dapat laporan pengeroyokan, anggota kami langsung bergerak cepat. Enam pelaku kami amankan di lokasi dari keterangan warga dan RT setempat,” ujar Andre.

Kompol Andre mengatakan pihaknya kemudian menyerahkan enam orang tersebut ke Polres Jakarta Utara karena berpotensi rekan-rekan ojol mendatangi Polsek Koja.

“Kita antisipasi kemungkinan yang terjadi, makanya kami bawa langsung enam orang tersebut ke polres,” tukasnya.

Baca Juga :  Tragis! Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam Usai Tiba dari Jakarta

Salah Antar Makanan, Ojol Jadi Sasaran Amuk

Insiden peneroyokan terjadi Minggu sore (12/10/2025). Korban, Heru Nopiyan (32), warga Komplek UKA, Koja, babak belur setelah dihajar sekelompok pria gara-gara salah titik antar pesanan makanan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Heru menuturkan, awalnya ia mengantar pesanan lewat aplikasi Shopee Food ke rumah pelanggan di Jalan Kenanga, Tanah Merah. Namun, posisi pengantaran berbeda dengan lokasi yang diminta.

“Saya sempat berdebat dengan istri pelaku karena titik antar berbeda. Tak lama, suaminya datang marah-marah dan langsung memukul pipi saya,” tutur Heru kepada petugas.

Merasa tidak terima diperlakukan kasar, Heru mendatangi rumah Ketua RT dan meminta mediasi dengan pelaku bernama Ray Leonard Eman. Namun, bukannya selesai damai, situasi malah memanas.

Saat Heru bersama saksi hendak menuju kantor polisi, rombongan dari pihak pelaku datang menyerang. Mereka langsung menghajar Heru tanpa ampun. Korban terjatuh, wajah lebam, bibir robek, dan gusi berdarah.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Misteri Tewasnya Satu Keluarga di Warakas, Tanjung Priok

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka sobek di bibir bawah, memar di pipi kanan, gusi atas berdarah, dan nyeri di dada. Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiayaan.

Malam harinya, sekitar pukul 20.00 WIB, ratusan driver ojol dari berbagai komunitas mengepung Mapolres Metro Jakarta Utara di Jalan Yos Sudarso. Mereka menuntut pelaku segera ditahan dan diadili.

Istri korban, Ismi, menegaskan pihak keluarga menolak upaya damai. “Kami tetap menuntut keadilan. Tidak ada damai, biar hukum yang bicara,” tegasnya.

Hingga Minggu malam, polisi masih memeriksa para pelaku dan mengumpulkan bukti tambahan dari rekaman CCTV serta keterangan saksi di lokasi kejadian.

Kasus ini kini dalam pengawasan langsung Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol. Erick Frendriz, S.I.K., yang memerintahkan agar proses hukum berjalan cepat dan transparan. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB