KPK Sita Hyundai Palisade Milik Rekan Tersangka Korupsi CSR BI dan OJK

Selasa, 21 Oktober 2025 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID —  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memproses kasus korupsi dana CSR Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang melibatkan banyak anggota DPR RI.

Kali ini KPK menyita mobil mewah Hyundai Palisade yang dibeli dari uang haram hasil korupsi dana CSR BI dan OJK.

“Penyidik sudah mengamankan mobil itu sebagai barang bukti,” tegas Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/10/2025).

Baca Juga :  KPK Sita Mobil Innova Milik Eks Dirjen Kemnaker Haryanto

Mobil miliaran rupiah itu milik Fitri Assiddikki (FA), pengusaha yang dekat dengan Heri Gunawan (HG), anggota Komisi XI DPR RI.

Menurut Budi, Fitri menerima lebih dari Rp2 miliar dari Heri untuk membeli mobil tersebut. “Uang itu hasil korupsi dana CSR,” ujarnya.

Budi menyebut, HG menyerahkan ratusan juta rupiah dalam dolar AS dan Singapura yang ditukar lewat money changer.

Sebelumnya, KPK menetapkan Heri Gunawan dan Satori (ST), anggota Komisi XI DPR, sebagai tersangka korupsi dana CSR BI dan OJK, Kamis (7/8/2025).

Baca Juga :  Polri Tak Mau Indonesia Jadi Sarang Bandar Judi Online Asing

Tak cukup korupsi, keduanya juga dijerat TPPU. Dana sosial untuk rakyat malah dipakai buat foya-foya pribadi.

KPK menjerat mereka dengan Pasal 12B UU Tipikor, Pasal 55 ayat (1) ke-1, Pasal 64 ayat (1) KUHP, serta UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat
Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita
Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang
Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut
Kapal Virgo Transport 8 Makin Dalam, Basarnas Gandeng Ahli Hong Kong dan AS
Pakai Kurikulum IB, SMA KTB Siapkan Jalur Siswa WNA Mulai Angkatan III

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 13:11 WIB

KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor

Jumat, 18 September 2026 - 07:42 WIB

Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat

Kamis, 17 September 2026 - 19:32 WIB

Tiga Ruang Dirjen ATR/BPN Digeledah KPK, Dokumen dan BBE Disita

Kamis, 17 September 2026 - 18:45 WIB

Posko SAR Arupadhatu 1 Ditutup, 5 Jurnalis dan 3 Awak Masih Hilang

Kamis, 17 September 2026 - 08:01 WIB

Perdagangan Indonesia-Inggris Capai USD2,66 Miliar, CEPA Dikebut

Berita Terbaru

AS mengonfirmasi pengoperasian senjata militer di orbit bumi. Simak rincian pengakuan Douglas Schiess serta respons Tiongkok dan Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 13:30 WIB

Runtuhnya tambang emas al-Zara di Sudan tewaskan 82 orang dan puluhan lainnya hilang. Simak rincian evakuasi dan dampaknya di sini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Runtuhnya Tambang Emas di Sudan Tewaskan 82 Orang

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:23 WIB

Milisi Houthi kuasai Selat Bab el-Mandeb dan pelabuhan Mokha. Simak dampak eskalasi konflik Yaman terhadap harga minyak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Kehabisan Stok Rudal Pencegat dan Minta Bantuan

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:16 WIB