Polri Tak Mau Indonesia Jadi Sarang Bandar Judi Online Asing

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan WNA terduga pelaku judi online internasional saat diamankan polisi di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Ratusan WNA terduga pelaku judi online internasional saat diamankan polisi di Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan komitmennya memberantas praktik judi online, termasuk yang melibatkan warga negara asing (WNA).

Penegasan itu muncul setelah polisi membongkar jaringan judi online internasional di Jakarta Barat dan mengamankan 321 WNA.

Kasus ini menjadi sorotan karena polisi menduga para pelaku menjalankan operasi judi online lintas negara dari markas mereka di Hayam Wuruk Plaza Tower.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri Tegaskan Perang Melawan Judi Online

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan pemberantasan judi online menjadi perhatian serius karena dampaknya merugikan masyarakat secara luas.

Menurut dia, praktik judi online tidak hanya merusak kondisi sosial masyarakat, tetapi juga mengganggu perekonomian nasional.

Baca Juga :  Aksi Demo 25 Agustus di DPR, KSPSI Larang Anggota Ikut karena Tak Jelas Penanggung Jawab

“Pemberantasan perjudian online menjadi perhatian bersama karena sangat merugikan masyarakat, baik dari sisi sosial maupun perekonomian,” ujar Trunoyudo, Minggu (10/5/2026).

Polri Tak Mau Indonesia Jadi Markas Bandar Asing

Selain itu, Trunoyudo menegaskan Polri tidak akan membiarkan Indonesia dijadikan basis operasi jaringan judi online internasional maupun kejahatan siber lintas negara.

“Polri berkomitmen melakukan penegakan hukum secara tegas agar Indonesia tidak dijadikan tempat aktivitas bandar judi online maupun scam internasional,” tegasnya.

Karena itu, polisi terus memperkuat pengawasan terhadap aktivitas kejahatan digital yang melibatkan jaringan asing.

Bagian dari Program Asta Cita Presiden

Trunoyudo menjelaskan pengungkapan kasus yang melibatkan ratusan WNA ini juga menjadi bagian dari implementasi program Pemerintah Republik Indonesia dalam memberantas kejahatan digital dan transnasional.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Gudang Bawang Ilegal, Perputaran Uang Tembus Rp24,96 Miliar

Polri, kata dia, akan terus bekerja sama dengan berbagai instansi terkait agar penegakan hukum berjalan maksimal.

“Ini merupakan bagian dari implementasi penegakan hukum yang dilakukan Polri secara berkelanjutan dan simultan bersama stakeholder terkait,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih mendalami peran masing-masing pelaku. Selain itu, aparat juga berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Imigrasi dan lembaga terkait lainnya untuk pengembangan kasus.

Polri memastikan pengusutan jaringan judi online internasional tersebut belum selesai dan masih terus berkembang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka
Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:15 WIB

Bawa 3 Bom Molotov ke Demo Mahasiswa di DPR, Pria 24 Tahun Jadi Tersangka

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:30 WIB

Polisi Ungkap 58 Kasus Narkoba di Tanjung Priok, 67 Tersangka Diamankan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:49 WIB

Judi Modus Tembak Ikan hingga Slot Digerebek di Jakut dan Jakbar, 60 Orang Diperiksa

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB