Prabowo Pimpin Pemusnahan 214 Ton Narkoba Senilai Rp29 Triliun di Mabes Polri

Rabu, 29 Oktober 2025 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memimpin pemusnahan 214 ton barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta.

Presiden Prabowo Subianto memimpin pemusnahan 214 ton barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Dukungan penuh pemerintah untuk menindak tegas peredaran narkoba di tanah air bukan hanya omon-omon. Aksi tegas tersebut ditunjukkan Presiden Prabowo Subianto dengan mendatangi Mabes Polri.

Orang nomor satu di Indonesia itu memimpin langsung pemusnahan barang bukti (barbuk) narkoba seberat 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Rabu (29/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo bahkan menyaksikan sendiri proses pengujian dan pembakaran barang haram tersebut di lokasi.

Baca Juga :  Kapolri Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem Saat Mudik Lebaran 2026, Polisi Siaga Bencana

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengaku kehadiran Presiden dalam kegiatan itu di luar dugaan.

Jujur, kehadiran Bapak Presiden hari ini di luar ekspektasi kami. Sebelumnya kami hanya melapor di Bandara Halim, tapi ternyata beliau langsung ingin hadir dan memimpin pemusnahan,” ujar Sigit dalam sambutannya.

Menurut Sigit, sikap tegas Prabowo ini jadi suntikan semangat bagi seluruh anggota Polri untuk terus menggempur jaringan peredaran narkotika di Tanah Air.

Baca Juga :  Kapolri Listyo Sigit Segarkan Struktur Polri, Sepuluh Jenderal Naik dan Rotasi Jabatan

Beliau bahkan menyampaikan, kalau ada pabrik atau penangkapan besar, Presiden akan langsung turun tangan. Hal ini sangat memotivasi seluruh jajaran,” tegas mantan Kapolda Banten itu.

Sebagai catatan, narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan Polri sejak Oktober 2024 hingga Oktober 2025, dengan nilai fantastis mencapai Rp29,37 triliun.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah dan Polri serius perang melawan narkoba hingga ke akar-akarnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah
137 Kepala SPPG Dicopot, BGN Terapkan Zero Tolerance Kasus Keracunan MBG
Polri Pastikan Jakarta Aman Meski Viral Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026
Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah

Senin, 3 Agustus 2026 - 21:21 WIB

137 Kepala SPPG Dicopot, BGN Terapkan Zero Tolerance Kasus Keracunan MBG

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Polri Pastikan Jakarta Aman Meski Viral Pemasangan Pagar Tinggi di Sejumlah Mal

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB