JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI mempercepat pembukaan kembali perlintasan Temajuk-Telok Melano di perbatasan Indonesia-Malaysia.
Selain mengaktifkan Pos Lintas Batas (PLB), pemerintah juga mendorong Temajuk, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sektor pariwisata.
Langkah itu dibahas dalam Forum Koordinasi Percepatan Pembukaan Perlintasan Temajuk-Telok Melano yang mempertemukan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris BNPP RI Komjen Pol Makhruzi Rahman menegaskan pembukaan kembali jalur perbatasan tersebut bukan sekadar membangun akses fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat perbatasan.
“Perlintasan Temajuk-Telok Melano diharapkan mendorong sektor ekonomi, perdagangan, sosial, budaya, hingga pariwisata,” ujar Makhruzi dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
BNPP menilai Temajuk memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata perbatasan karena lokasinya berdekatan dengan kawasan wisata unggulan Sarawak, Malaysia.
Karena itu, pemerintah mulai menyiapkan percepatan pengusulan Temajuk sebagai KEK pariwisata sekaligus memperkuat konektivitas lintas negara Indonesia-Malaysia.
Selain itu, forum tersebut juga membahas jadwal peresmian pembukaan kembali perlintasan Temajuk-Telok Melano yang telah lama dinantikan warga perbatasan.
Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama BNPP RI Budi Setyono menjelaskan, pembukaan kembali PLB Temajuk merupakan tindak lanjut kerja sama Border Crossing Agreement (BCA) RI-Malaysia 2023 dan hasil Sidang Sosek Malindo 2025 di Langkawi.
Menurutnya, pengembangan kawasan wisata perbatasan saat ini juga sejalan dengan tren kerja sama ekonomi lintas negara yang tengah dikembangkan Malaysia melalui konsep Special Economic Zone (SEZ).
BNPP berharap Temajuk tidak hanya menjadi penjaga kedaulatan negara, tetapi juga tumbuh sebagai pusat ekonomi dan pariwisata baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan. **
Editor : Hadwan












