Brutal di Timoho: Pria Dikeroyok 10 Orang Hingga ke Warmindo

Jumat, 7 November 2025 - 04:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban bullying atau perundungan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Korban bullying atau perundungan. (Posnews/Ist)

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Seorang pria dilarikan ke rumah sakit dengan luka-luka serius setelah ia menjadi korban pengeroyokan brutal di daerah Timoho, Yogyakarta, pada Kamis malam (6/11/2025). Polisi menduga kuat peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.30 WIB ini berawal dari kesalahpahaman sepele di lampu merah.

Korban, yang identitasnya masih polisi rahasiakan demi keamanan, mendapat serangan dari sekelompok orang yang saksi perkirakan berjumlah sekitar sepuluh orang.

Kronologi: Berawal dari Sapaan “Kenapa?”

Menurut informasi yang saksi mata kumpulkan, kejadian bermula saat korban hendak membeli makan. Saat itu, ia berhenti di perempatan lampu merah Timoho.

Di lokasi tersebut, korban melihat seorang pria tak dikenal berhenti di dekatnya. Korban kemudian berinisiatif bertanya, “Kenapa, Bang?”

Nahas, sapaan tersebut mendapat tanggapan provokatif dari pria itu. “Kenapa laso?” jawab pria tersebut, menggunakan umpatan yang memancing keributan.

Baca Juga :  Laporan Fed New York Ungkap Konsumen AS Tanggung Biaya Terbesar

Tidak lama kemudian, sekelompok orang yang diduga sebagai rekan pria tersebut, berjumlah sekitar sepuluh orang, tiba-tiba datang ke lokasi. Mereka langsung menyerang korban secara membabi buta.

Dikejar dan Dihajar di Dalam Warung

Mendapat serangan mendadak, korban berusaha menyelamatkan diri. Kemudian, ia berlari ke sebuah warung makan (warmindo) terdekat untuk mencari perlindungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, para pelaku tidak berhenti. Mereka terus mengejar korban hingga masuk ke dalam warung tersebut. Pengeroyokan brutal pun berlanjut di dalam warmindo. Bahkan, pengunjung dan pemilik warung yang ketakutan menyaksikan aksi tersebut. Setelah puas menghajar korban, para pelaku melarikan diri.

Baca Juga :  Komplotan Curanmor di Tanjung Priok Terekam CCTV, Motor Karyawati FIF Digasak 4 Pelaku

Setelah itu, warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan melarikan korban yang mengalami luka serius.

Polisi Buru 10 Pelaku

Kasus ini kini telah masuk dalam penanganan penuh pihak kepolisian. Aparat telah mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi mata, termasuk di warmindo.

Polisi mengonfirmasi insiden tersebut. Saat ini, mereka tengah melakukan penyelidikan intensif serta pengejaran terhadap para pelaku. Polisi mengklaim sudah mulai mengantongi identitas mereka.

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus kekerasan jalanan di Yogyakarta. Oleh karena itu, pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, waspada, dan sedapat mungkin menghindari konfrontasi di jalan yang berpotensi memicu tindak kriminalitas.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB