Jorok! Sampah Penuh Belatung Menumpuk di Trotoar Wahid Hasyim, Warga Keluhkan Bau Menyengat

Sabtu, 8 November 2025 - 14:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tumpukan sampah liar di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta, warga keluhkan. Selain bau menyengat, tumpukan yang mengganggu trotoar itu sudah dipenuhi belatung. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Tumpukan sampah liar di Jalan Wahid Hasyim, Yogyakarta, warga keluhkan. Selain bau menyengat, tumpukan yang mengganggu trotoar itu sudah dipenuhi belatung. Dok: Istimewa.

YOGYAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Pemandangan tidak sedap dan jorok kembali terlihat di salah satu ruas jalan utama Kota Yogyakarta. Tumpukan sampah liar tampak menggunung di trotoar Jalan Wahid Hasyim, pada Sabtu (8/11/2025) pagi.

Warga dan pengguna jalan yang melintas mengeluhkan kondisi ini. Selain merusak estetika kota, tumpukan sampah tersebut menimbulkan bau menyengat dan mulai dipenuhi belatung. Warga khawatir tumpukan itu menjadi sumber penyakit.

Laporan Warga: Penuh Belatung dan Bau

Salah satu warga melaporkan kejadian ini setelah melintas di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mendapati tumpukan sampah dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan tidak terurus.

“Tadi pagi jam 9:30 saya lewat, sampahnya sudah penuh belatung dan baunya kuat banget. Sangat mengganggu,” ujar pelapor tersebut.

Lokasi tumpukan sampah liar itu berada persis di pinggir Jalan Wahid Hasyim, berdekatan dengan sebuah papan reklame berwarna biru. Foto yang beredar menunjukkan beberapa karung putih dan kantong plastik besar berisi sampah rumah tangga terbuang begitu saja di atas trotoar.

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan masalah bau, tetapi juga mengganggu hak pejalan kaki. Pengguna trotoar terpaksa berjalan sedikit ke badan jalan untuk menghindari tumpukan sampah tersebut. Tindakan ini tentu membahayakan keselamatan mereka di tengah lalu lintas yang padat.

Opini dan Saran: Darurat Sampah Butuh Aksi Bersama

Kejadian ini kembali menyoroti masalah darurat sampah yang tak kunjung usai di Yogyakarta. Munculnya titik-titik pembuangan liar di jalan-jalan utama menunjukkan bahwa masalah ini bukan sekadar soal pengangkutan, tapi juga soal kedisiplinan dan pengawasan.

Baca Juga :  Pria di Limo Depok Habisi Istri Siri karena Sakit Hati dan Masalah Ekonomi

Warga berharap pihak terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dapat segera merespons laporan ini. Pembersihan cepat sangat dibutuhkan sebelum sampah semakin membusuk dan menyebarkan penyakit, terutama di musim hujan.

Namun, membersihkan saja tidak cukup. Warga mendesak Pemerintah Kota Yogyakarta untuk lebih tegas menertibkan dan mengawasi titik-titik yang rawan menjadi lokasi pembuangan liar. Otoritas mungkin perlu memasang CCTV atau menggelar patroli rutin di area seperti Jalan Wahid Hasyim untuk memberikan efek jera.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan adalah kunci utama. Jalanan dan trotoar adalah fasilitas publik, bukan tempat pembuangan akhir (TPA) pribadi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech
Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi
BGN Evaluasi Motor Listrik, Laptop hingga CCTV untuk Efisiensi Anggaran 2026
Patung Kuda Bakal Dipadati Massa, 50 Ribu Orang Siap Dukung Program MBG
Hendak Kabur Saat Ditangkap, Anggota KKB HSSBI Dilumpuhkan di Dekai

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:44 WIB

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:28 WIB

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:42 WIB

Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi

Berita Terbaru

Klaim sabotase di Washington. Presiden Donald Trump menuduh perusak merusak lapisan cat baru Reflecting Pool yang kini mengelupas dan berlumut hijau. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:53 WIB

Keretakan aliansi sayap kanan. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengecam keras klaim sepihak Donald Trump mengenai foto bersama di KTT G7 Evian. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Jun 2026 - 20:49 WIB

Terobosan di meja perundingan. Amerika Serikat dan Iran resmi mempublikasikan draf kesepakatan damai sementara guna mengakhiri perang dan memulihkan ekonomi dunia. Dok: REUTERS/Stringer

INTERNASIONAL

Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:44 WIB

Kebangkitan robotika Eropa. Berbagai startup Eropa memamerkan inovasi robot humanoid di pameran Vivatech guna mengurangi ketergantungan pada dominasi manufaktur Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:28 WIB

Dominasi mutlak Samurai Blue. Jepang mencetak sejarah baru setelah menggilas Tunisia empat-nol, membuka peluang lebar menuju babak gugur Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Matias Delacroix)

INTERNASIONAL

Bantai Tunisia Empat-Nol: Samurai Blue Selangkah Lagi

Minggu, 21 Jun 2026 - 18:42 WIB