Kasus Ijazah Palsu Jokowi Panas, Refly Harun Pasang Badan Bela Roy Suryo Cs

Rabu, 12 November 2025 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. (Posnews/Ist)

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun. (Posnews/Ist)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir membuat suasana politik nasional kembali memanas.

Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun lantang membela Roy Suryo Cs setelah Polda Metro Jaya menetapkan mereka sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.

Namun demikian, Refly menilai penahanan terhadap Roy dan kawan-kawan tidak pantas dilakukan. Ia bahkan menyerukan langsung agar polisi tidak menahan mereka saat pemeriksaan perdana, Kamis (13/11/2025).

“Save the tersangka! Siapa bilang enak ditahan? Mas Roy lebih baik di luar, lebih produktif ketimbang di tahanan. Karena itu, tanggal 13 November nanti, jangan ada yang ditahan,” tegas Refly dalam acara deklarasi dukungan di Gedung Juang, Jakarta Pusat, Selasa (11/11/2025).

Baca Juga :  Ethiopia dan Sudan Saling Tuding Langgar Wilayah

Selanjutnya, Refly menilai kasus tudingan ijazah palsu Jokowi tidak layak diteruskan. Menurutnya, penetapan tersangka terhadap Roy Cs justru menabrak hak konstitusional warga negara untuk menyampaikan pendapat.

“Mau ijazah asli atau palsu, tidak layak diproses hukum. Ini soal hak menyatakan pendapat, baik secara lisan maupun tulisan,” ujarnya tegas.

Rakyat Berhak Gali Informasi Publik

Lebih lanjut, Refly menegaskan rakyat berhak penuh menggali informasi publik, termasuk meneliti dokumen akademik pejabat negara.

“Kalau kita kembali ke teori, kedaulatan ada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD, bukan menurut UU ITE,” tandasnya.

Selain itu, Refly mengingatkan aparat hukum agar tidak mengkriminalisasi penelitian akademik. Ia juga mendorong kepolisian segera menghentikan kasus ini.

Baca Juga :  Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Satgas TNI-Polri Sita 226 Batang - 2 Orang Dibekuk

“Selamatkan para tersangka, jangan ditahan, jangan ditangkap. Mudah-mudahan di-SP3-kan,” serunya lantang.

Polisi Pastikan Pemeriksaan Jalan Terus

Di sisi lain, Polda Metro Jaya menegaskan pemeriksaan terhadap Roy Suryo Cs tetap berlangsung sesuai jadwal, yakni Kamis (13/11/2025).

Sementara itu, kuasa hukum Roy, Ahmad Khozinuddin, menegaskan kliennya siap menghadapi penyidik tanpa rasa takut.

“Kami akan memenuhi panggilan itu. Tidak ada rasa takut sedikit pun. Ini bagian dari proses hukum yang wajar,” ujarnya, Senin (10/11/2025).

Kini, publik menanti langkah polisi — apakah Roy Suryo Cs akan ditahan atau justru aparat mengikuti seruan Refly Harun yang menuntut kebebasan berpendapat tetap dijunjung tinggi dalam negara demokrasi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Dua Bos PT SJU Ditahan, Penyidik Buru Jejak Uang dan Aset Tambang Ilegal
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB