JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan masih menaungi wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Warga yang beraktivitas di luar rumah tetap membawa perlengkapan jas hujan hingga payung.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Jabodetabek.
Dalam update resminya, BMKG memprediksi hujan dengan intensitas bervariasi bakal mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada 14–15 November 2025.
Informasi tersebut dibagikan lewat akun Instagram @infobmkg dan langsung memicu perhatian publik.
Hujan 14 November 2025: Intensitas Sedang Mendominasi
Sebagai permulaan, pada Jumat, 14 November 2025, hujan ringan belum terdeteksi berpotensi turun di wilayah manapun.
Namun, sebaliknya, hujan berintensitas sedang diperkirakan menghantam kawasan padat penduduk seperti Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Utara, serta Kepulauan Seribu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, BMKG juga mencatat potensi hujan sedang di Bekasi, Kota Bekasi, Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga Tangerang Selatan.
Sementara itu, wilayah dengan risiko paling tinggi, yakni hujan lebat, diprediksi terjadi di Jakarta Selatan, Kota Depok, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor.
Area ini dikenal rawan banjir dan genangan, sehingga warga diminta meningkatkan kewaspadaan.
15 November 2025: Intensitas Menurun, Namun Tetap Basah
Keesokan harinya, pada Sabtu, 15 November 2025, intensitas hujan diprediksi menurun.
Hujan ringan berpotensi turun hampir merata di seluruh wilayah Jabodetabek, meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Bogor, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Tangerang.
Untuk hujan sedang, BMKG memperkirakan hanya dua wilayah yang berpotensi terdampak, yaitu Kepulauan Seribu dan Kabupaten Bogor.
BMKG Pamerkan Peta Curah Hujan
BMKG juga merilis peta akumulasi curah hujan yang memperlihatkan warna-warna prediktif untuk menunjukkan tingkat potensi hujan di setiap wilayah.
Visualisasi ini menjadi panduan penting bagi masyarakat, terutama yang tinggal di area rawan banjir.
Sebagai penutup, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, terutama di wilayah yang kerap dilanda genangan saat hujan deras.
Warga diminta menyesuaikan aktivitas dan memastikan saluran air di lingkungan tetap bersih agar tidak memicu banjir. (red)


















