MOSKOW, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri China, Li Qiang, pada Selasa (14/11/2025) menyampaikan seruan kuat kepada Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO). Dalam Pertemuan Dewan Kepala Pemerintahan Negara Anggota SCO ke-24 di Moskow, Li mendesak blok tersebut untuk memainkan peran yang lebih besar dalam membawa dunia ke arah tata kelola yang baik (good governance).
Li menilai bahwa SCO memiliki kapasitas dan perlengkapan yang cukup untuk mengambil peluang dari Inisiatif Tata Kelola Global (GGI). Inisiatif ini sebelumnya telah Presiden Xi Jinping ajukan pada KTT SCO Tianjin bulan September lalu.
“SCO diperlengkapi dan mampu mengambil implementasi bersama Inisiatif Tata Kelola Global sebagai peluang untuk memainkan peran yang lebih besar,” tegas Li di hadapan para pemimpin negara anggota, pengamat, dan mitra dialog.
Tiga Fokus Utama: Kekuatan, Pembangunan, dan Inovasi
Dalam pidatonya, Li menggarisbawahi tiga poin penting agar SCO dapat membangun dan mereformasi sistem tata kelola global:
- Memanfaatkan Kekuatan Unik: Pertama, SCO harus memanfaatkan pengalaman praktis dan jaminan kelembagaannya yang kuat. Menurut Li, “Semangat Shanghai” sangat selaras dengan konsep inti GGI. Oleh karena itu, anggota SCO harus memberikan kontribusi lebih besar untuk membangun komunitas dengan masa depan bersama.
- Fokus pada Pembangunan dan Keamanan: Kedua, Li mendesak negara-negara SCO untuk mempromosikan pembangunan dan keamanan melalui kerja sama. Secara konkret, ia menyatakan kesiapan China untuk bekerja sama mendirikan Bank Pembangunan SCO sesegera mungkin. Ia juga mengusulkan pembentukan pusat kerja sama China-SCO untuk penyakit metabolik.
- Merangsang Inovasi: Ketiga, SCO harus memperkuat kerja sama dalam sains, teknologi, dan inovasi industri. Li menargetkan peningkatan kapasitas terpasang tenaga fotovoltaik dan angin secara stabil, masing-masing sebesar 10 juta kilowatt dalam lima tahun ke depan di negara-negara SCO.
Komitmen China dan Respons Anggota
Selain itu, Li menegaskan bahwa China bersedia bekerja dengan semua negara anggota untuk meningkatkan koordinasi strategis dan membuat SCO “lebih baik dan lebih kuat”.
Ia juga mengundang partisipasi aktif dalam Forum Ekonomi Digital SCO dan Forum Kerja Sama Kecerdasan Buatan (AI) China-SCO.
Para pemimpin lain yang hadir mencatat peran sentral SCO dalam mempromosikan integrasi regional dan dunia multipolar yang adil. Mereka sepakat untuk bergandengan tangan mengimplementasikan hasil KTT Tianjin dan menyelaraskan strategi dengan Inisiatif Sabuk dan Jalan (Belt and Road Initiative).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di akhir pertemuan, Li dan para pemimpin lainnya menandatangani komunike bersama dan dokumen kerja sama yang mencakup ekonomi, perdagangan, kereta api, dan keamanan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















