POSNEWS – Warga Jabodetabek dan sekitarnya, ayo merapat! Orkestra angklung dari 40 negara bakal mentas di Kota Tua Jakarta, pada Minggu 23 November 2025 besok.
Ratusan pemain angklung dari dalam dan luar negeri ini akan memeriahkan World Angklung Festival 2025.
Festival ini merupakan bagian dari acara puncak peringatan Hari Angklung Sedunia ke-15, yang mengusung tema: “Symphony of Jakarta Heritage”.
Festival ini merayakan pengakuan angklung sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO sejak 16 November 2010.
Rangkaian acaranya sudah dimulai sejak 16 November 2025, dengan pendahuluan acara berupa pop-up concert dan mini workshop.
Acara digelar di beberapa titik, seperti Bundaran HI dan Monumen Nasional. Puncaknya, digelar di kawasan Kota Tua Jakarta, pada Minggu 23 November 2025.
Rangkaian acara puncak perayaan mencakup konser angklung, kolaborasi seni budaya, lokakarya, dan aktivitas publik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Apa Itu Angklung dan Hari Angklung Sedunia?
Angklung adalah alat musik tradisional Indonesia yang cara memainkannya dengan menggoyangkannya sehingga menghasilkan nada.
UNESCO menetapkan angklung sebagai Warisan Budaya Takbenda Manusia pada 16 November 2010. Tanggal tersebut kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Angklung Sedunia.
Tahun 2025 menandai peringatan ke-15. World Angklung Festival 2025 di Jakarta menjadi titik kulminasi perayaan tahunan ini.
World Angklung Festival 2025 memadukan musik angklung dengan unsur-unsur budaya Jakarta di kawasan Kota Tua yang bersejarah.
Rangkaian kegiatannya meliputi:
- Konser angklung bersama orkestra lokal dan mancanegara.
- Penampilan orkestra angklung dalam dan luar negeri yang diikuti oleh 40 negara.
- Kolaborasi angklung dengan seni Betawi seperti gambang kromong, tari topeng, dan ondel-ondel
- Lokakarya serta booth interaktif bermain angklung
Kawasan Kota Tua Jakarta menjadi venue utama untuk acara puncak pada 23 November 2025. Daerah ini dikenal dengan bangunan-bangunan peninggalan kolonial dan merupakan ruang terbuka publik.
Pemilihan lokasi ini sesuai dengan tema yang ingin menggabungkan tradisi angklung dengan situs warisan Jakarta. Acara ini terbuka untuk umum dan gratis.
Pembaruan dapat dipantau melalui akun media sosial @disbudjakarta atau @worldangklungfestival. (*)


















