Wanita di Cisarua Dibunuh Gara-Gara Tabungan Umrah Rp12,4 Juta Digelapkan

Minggu, 23 November 2025 - 07:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan wanita di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

Polisi menunjukkan barang bukti kasus pembunuhan wanita di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Seorang wanita tewas mengenaskan dibunuh di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Wanita berinisial N (59) tewas setelah bertengkar soal tabungan umrah dengan NAF (32).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku ternyata menghabiskan uang tabungan yang korban kumpulkan selama dua tahun untuk kebutuhan pribadi.

Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Anggi Eko Prasetyo menegaskan bahwa motif pembunuhan ini berasal dari dugaan penggelapan tabungan umrah.

“Korban menabung selama dua tahun, sehari Rp50–100 ribu sesuai penghasilan. Totalnya Rp12,4 juta,” kata Anggi, Sabtu (22/11/2025).

NAF, yang bekerja sebagai staf di sebuah sekolah di Cisarua, mengelola titipan uang tabungan para wali murid, termasuk milik korban. Namun, pelaku bukannya menjaga, malah menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet Jilid II: Presiden Prabowo Copot Erick Thohir dan Tunjuk Pejabat Baru

Menurut Anggi, “Pelaku memakai uang itu untuk biaya hidup karena faktor ekonomi.”

Pertemuan keduanya terjadi di rumah korban pada Kamis (20/11). Awalnya, pelaku meminta penundaan waktu pengembalian tabungan. Namun, cekcok meledak, dan pelaku langsung bertindak brutal.

Dalam kondisi emosi, pelaku menusuk, memukul, dan membekap korban menggunakan pisau, kayu, dan bantal hingga korban tewas di tempat.

Barang Bukti Lengkap, Pelaku Tak Bisa Berkutik

Polisi menyita sejumlah barang bukti yang memperkuat tindakan keji pelaku, seperti:

  • Ponsel korban
  • Baju pelaku
  • Pisau
  • Bantal
  • Kayu pemukul
Baca Juga :  Menakar 15 Tahun Kepemimpinan Tim Cook di Puncak Apple

Dijerat Pasal Berlapis, Ancaman 15 Tahun Penjara

Pelaku kini ditahan di Polres Bogor dan menjalani pemeriksaan intensif.

“Tersangka kami jerat Pasal 365 ayat 3 dan/atau 338 dan/atau 351 ayat 3. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas Anggi.

Kasus ini menambah panjang daftar kejahatan bermotif ekonomi yang berujung pembunuhan di wilayah Bogor. Polisi menjamin penyidikan berjalan cepat dan tuntas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian
Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi
Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk
Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar
Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek
Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:10 WIB

SD Kemala Bhayangkari 1 Rorotan Direnovasi, Pendidikan Anak Jadi Perhatian

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Sopir Taksi Listrik Ditusuk di Pademangan, Wanita MS Diamankan Polisi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:25 WIB

Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Motor Warga Dibidik Saat Lengah, 5 Kasus Curanmor Penjaringan Akhirnya Terbongkar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Jangan Terkecoh Langit Cerah, Hujan Lebat Mengintai 7 Wilayah Jabodetabek

Berita Terbaru

Pengacara David Hearn mendesak pengawas pemerintah AS menyelidiki kegagalan renovasi Kolam Refleksi Lincoln dan kriminalisasi palsu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Rabu, 7 Okt 2026 - 15:12 WIB

Donald Trump mempromosikan investasi Anduril $3,7 miliar di Sparrows Point Maryland untuk komponen kapal selam nuklir AS menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Mempromosikan Investasi Anduril Senilai 3,7 Miliar

Rabu, 7 Okt 2026 - 13:52 WIB