BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menyambut kunjungan kenegaraan Raja Tupou VI dari Kerajaan Tonga di Balai Agung Rakyat, Beijing, Selasa (25/11/2025). Pertemuan ini menandai babak baru dalam hubungan diplomatik kedua negara.
Xi menegaskan keinginan Tiongkok untuk meningkatkan penyelarasan strategi pembangunan dengan Tonga. Menurutnya, Tiongkok dan Tonga adalah sahabat sejati yang telah melewati berbagai badai dan kesulitan bersama.
Sejak hubungan diplomatik terjalin, kedua negara konsisten mendukung kepentingan inti satu sama lain. Hasilnya, kemitraan strategis komprehensif Tiongkok-Tonga terus mengalami pendalaman yang stabil.
Ekspansi Kerja Sama Ekonomi dan Iklim
Xi memaparkan visi luas untuk masa depan hubungan bilateral. Tiongkok siap memperluas kerja sama di berbagai sektor vital. Mulai dari perdagangan, investasi, pertanian, perikanan, hingga infrastruktur.
Tak hanya itu, sektor energi bersih dan layanan kesehatan juga menjadi prioritas. Xi juga menyoroti pentingnya respons bersama terhadap perubahan iklim.
“Tiongkok akan terus memberikan bantuan untuk pembangunan ekonomi dan sosial Tonga dalam kerangka kerja sama Selatan-Selatan,” tegas Xi.
Selain itu, ia mengundang personel dari berbagai sektor di Tonga untuk mengunjungi Tiongkok. Tujuannya jelas, yakni untuk berbagi pengalaman mengenai tata kelola negara dan pembangunan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dukungan Prinsip “Satu China”
Sementara itu, Raja Tupou VI menyampaikan apresiasi mendalam. Ia berterima kasih atas bantuan jangka panjang dan tanpa pamrih dari Tiongkok bagi negaranya.
Raja Tonga menegaskan posisi politik kerajaannya dengan lantang. Secara tegas, Tonga mematuhi prinsip satu Tiongkok (one-China principle). Ia menentang “kemerdekaan Taiwan” dalam bentuk apa pun dan mendukung penuh upaya pemerintah Tiongkok demi reunifikasi nasional.
“Tonga siap memperluas kerja sama dengan Tiongkok di bidang ekonomi, perdagangan, dan perlindungan lingkungan,” ujar Raja Tupou VI.
Bahkan, ia menyatakan keinginan negaranya untuk belajar dari Partai Komunis Tiongkok (CPC) mengenai pengalaman dalam tata kelola negara.
Penandatanganan Dokumen Kerja Sama
Pertemuan tingkat tinggi ini membuahkan hasil konkret. Setelah pembicaraan usai, kedua kepala negara menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama bilateral.
Dokumen tersebut mencakup bidang ekonomi, perdagangan, perawatan medis, dan pendidikan. Sebelumnya, Xi dan istrinya, Peng Liyuan, menggelar upacara penyambutan megah di Aula Utara Balai Agung Rakyat untuk Raja dan Ratu Tonga.
Pada akhirnya, kunjungan ini menegaskan bahwa perbedaan sistem sosial dan ukuran negara bukanlah penghalang. Tiongkok dan Tonga berhasil menetapkan teladan kerja sama persahabatan yang saling menguntungkan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia
Sumber Berita: Xinhua News Agency
















