Banjir Rob Telan Akses Kali Adem, Polisi Evakuasi Anak Sekolah dengan Perahu

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam permukiman warga di Jakarta dengan ketinggian air hingga 130 cm akibat hujan deras dan luapan sungai. (Posnews/Ist)

Banjir merendam permukiman warga di Jakarta dengan ketinggian air hingga 130 cm akibat hujan deras dan luapan sungai. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengevakuasi warga saat banjir rob menghantam Kali Adem dan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025).

Operasi SAR dimulai pukul 08.00 WIB. Setibanya di Dermaga Kali Adem pukul 08.40 WIB, Koordinator SAR AKP Hamdannallah memimpin apel dan memberikan arahan kepada 10 personel yang terlibat.

Tidak menunggu lama, pukul 09.00 WIB tim langsung menyisir pemukiman warga. Mereka memantau ketinggian rob, berkoordinasi dengan instansi terkait, lalu mengevakuasi warga.Tim SAR memprioritaskan lansia, perempuan, dan anak sekolah.

Baca Juga :  Jakarta Siaga Bencana, Kapolda Metro Perintahkan Respons Cepat Hadapi Cuaca Ekstrem

Satu unit perahu kano dikerahkan untuk menjemput warga yang terjebak air pasang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rob setinggi 60 cm menggenangi Jalan Dermaga Baru Kali Adem Blok Empang dan langsung menutup akses warga. Karena itu, Ditpolairud mengerahkan 20 personel serta dua perahu—kano dan perahu karet—untuk mempercepat evakuasi.

“Kami utamakan anak sekolah, baik yang berangkat maupun pulang,” tegas AKP Hamdannallah.

Tim SAR mengatur lalu lintas dan membantu warga di Pelabuhan Muara Baru yang tergenang rob.
Tim SAR mengatur lalu lintas dan membantu warga di Pelabuhan Muara Baru yang tergenang rob.

Tim SAR Bergerak ke Muara Baru, Lalin Macet Diurai Polisi

Setelah evakuasi di Kali Adem, tim SAR bergeser ke Pelabuhan Muara Baru. Di lokasi tersebut, polisi:

  • memantau dampak rob,
  • mengurai kemacetan akibat air pasang,
  • serta mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Baca Juga :  Seni Manajemen Panggung di Instagram: Mengapa Kita Selalu Ingin Terlihat Sempurna?

Belum ada warga yang mengungsi, tetapi polisi tetap bersiaga menghadapi puncak pasang yang BMKG prediksi terjadi pada 6 Desember.

Polisi meminta warga tetap waspada. “Pastikan listrik aman saat banjir. Jaga lingkungan dan rumah masing-masing,” ujar Hamdannallah.

Tim SAR memastikan siap membantu kapan saja jika kondisi kembali memburuk. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB