JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya langsung mengevakuasi warga saat banjir rob menghantam Kali Adem dan Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (5/12/2025).
Operasi SAR dimulai pukul 08.00 WIB. Setibanya di Dermaga Kali Adem pukul 08.40 WIB, Koordinator SAR AKP Hamdannallah memimpin apel dan memberikan arahan kepada 10 personel yang terlibat.
Tidak menunggu lama, pukul 09.00 WIB tim langsung menyisir pemukiman warga. Mereka memantau ketinggian rob, berkoordinasi dengan instansi terkait, lalu mengevakuasi warga.Tim SAR memprioritaskan lansia, perempuan, dan anak sekolah.
Satu unit perahu kano dikerahkan untuk menjemput warga yang terjebak air pasang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rob setinggi 60 cm menggenangi Jalan Dermaga Baru Kali Adem Blok Empang dan langsung menutup akses warga. Karena itu, Ditpolairud mengerahkan 20 personel serta dua perahu—kano dan perahu karet—untuk mempercepat evakuasi.
“Kami utamakan anak sekolah, baik yang berangkat maupun pulang,” tegas AKP Hamdannallah.

Tim SAR Bergerak ke Muara Baru, Lalin Macet Diurai Polisi
Setelah evakuasi di Kali Adem, tim SAR bergeser ke Pelabuhan Muara Baru. Di lokasi tersebut, polisi:
- memantau dampak rob,
- mengurai kemacetan akibat air pasang,
- serta mengevakuasi warga yang terjebak banjir.
Belum ada warga yang mengungsi, tetapi polisi tetap bersiaga menghadapi puncak pasang yang BMKG prediksi terjadi pada 6 Desember.
Polisi meminta warga tetap waspada. “Pastikan listrik aman saat banjir. Jaga lingkungan dan rumah masing-masing,” ujar Hamdannallah.
Tim SAR memastikan siap membantu kapan saja jika kondisi kembali memburuk. (red)
















