Penipuan Haji Rp 3,6 M di Jakut: 23 Jamaah Gagal Berangkat, Uang Raib

Kamis, 27 November 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penipuan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penipuan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Waspada, kasus penipuan travel haji makin marak. Kali ini penipuan biaya haji terjadi di Tanjung Priok, Jakarta Utara membuat publik heboh.

Seorang pria berinisial AKB melapor ke polisi setelah uang miliaran rupiah untuk keberangkatan haji puluhan jamaah raib tak kembali.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat, 23 November 2025 pukul 10.00 WIB di Jl. Swasembada Barat, Kebon Bawang, Tanjung Priok.

Baca Juga :  Prabowo Sentil Perencanaan IKN, Panas Ekstrem dan Karhutla Mengintai

PT FWI, perusahaan penyelenggara perjalanan umrah dan haji, diduga terlibat dalam kasus ini. SN, Direktur Utama perusahaan tersebut, menjadi pihak terlapor.

Menurut laporan korban, uang sebesar Rp 3.666.412.500 diserahkan bertahap kepada terlapor. Dana itu digunakan untuk 23 calon jamaah haji Mujamalah 2025.

Namun, ketika waktu pelaksanaan haji tiba, seluruh jamaah tidak diberangkatkan. Korban meminta pengembalian uang berkali-kali, tetapi hingga kini masih ada dana sebesar Rp 866.412.500 yang belum dikembalikan.

Baca Juga :  Penganiayaan Sadis di Kalideres, Pedagang Diserang Komplotan Bersenjata Stik Golf

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaku Masih Dilidik

Polisi mencatat nama MS sebagai pihak terduga pelaku lain dan kini masih dalam proses penyelidikan. Dua saksi, yaitu M. Shufi dan Saman, sudah dimintai keterangan.

Kasus ini resmi ditangani Polres Metro Jakarta Utara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB