Fungsi Saku Kecil di Celana Jeans: Bukan untuk Koin

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Sering dipakai simpan koin atau kunci? Ternyata saku mungil di jeans punya fungsi elit pada zamannya. Simak sejarah

Ilustrasi, Sering dipakai simpan koin atau kunci? Ternyata saku mungil di jeans punya fungsi elit pada zamannya. Simak sejarah "Watch Pocket" ala koboi tahun 1873. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Periksa celana jeans yang sedang Anda pakai sekarang. Besar kemungkinan, Anda akan menemukan saku mungil berbentuk persegi empat di dalam saku depan kanan.

Banyak orang mengira tempat sempit itu berfungsi untuk menyimpan uang koin kembalian. Ada juga yang menggunakannya untuk menaruh kunci motor atau tiket parkir.

Namun, tebakan-tebakan tersebut kurang tepat secara historis. Saku kecil itu sebenarnya memiliki fungsi asli yang jauh lebih spesifik dan “mahal” pada zamannya.

“Watch Pocket” Tahun 1873

Kita harus memutar waktu kembali ke abad ke-19 untuk menemukan jawabannya. Tepatnya, pada tahun 1873 saat Levi Strauss dan Jacob Davis mematenkan desain celana kerja mereka yang legendaris.

Dalam arsip sejarah Levi’s, saku tersebut memiliki nama resmi “Watch Pocket”. Sesuai namanya, saku itu berfungsi sebagai tempat khusus untuk menyimpan jam saku (pocket watch).

Baca Juga :  Arus Nataru 2026 Membludak, Jasa Marga Operasikan 37 Gardu di GT Cikampek Utama

Kala itu, jam tangan belum populer. Kaum pria, terutama para koboi dan pekerja tambang di Amerika Serikat, mengandalkan jam saku berantai untuk melihat waktu.

Melindungi Aset Koboi

Mengapa mereka butuh saku khusus? Pasalnya, para koboi sering bekerja keras menunggang kuda atau menggali tanah. Jika mereka menaruh jam saku di saku rompi (seperti kebiasaan pria kantoran), jam itu mudah terjatuh dan pecah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Levi Strauss melihat masalah ini. Lantas, ia merancang saku sempit yang pas dengan ukuran jam saku standar. Desain ini menjaga jam tetap “terkunci” aman di pinggang, tidak terguncang, dan terlindung dari goresan peralatan kerja.

Evolusi dari Korek Api hingga AirPods

Zaman berubah, teknologi pun berganti. Jam tangan mulai menggantikan jam saku pada awal abad ke-20. Meskipun fungsi aslinya punah, produsen jeans tetap mempertahankan saku tersebut.

Baca Juga :  Cara Mudah Daftar PIP 2025 dan Cek Jadwal Pencairan Bantuan Pendidikan

Uniknya, fungsi saku itu berevolusi mengikuti gaya hidup pemakainya. Pada era pertengahan abad ke-20, orang sering menyebutnya sebagai saku korek api. Ukurannya sangat pas untuk menaruh pemantik Zippo.

Kemudian, orang mulai menggunakannya untuk menyimpan koin, tiket bis, hingga kondom. Di era digital ini, saku tersebut menemukan jodoh barunya. Banyak anak muda menggunakannya untuk menyimpan AirPods atau flashdisk agar tidak hilang di tas besar.

Tradisi di Atas Fungsi

Pada akhirnya, keberadaan saku kecil ini mengajarkan kita tentang kekuatan tradisi dalam desain busana. Levi’s dan merek lain bisa saja menghilangkannya untuk menghemat biaya produksi.

Akan tetapi, mereka memilih untuk mempertahankannya. Saku mungil itu telah menjadi identitas visual yang ikonik. Celana jeans rasanya “kurang jeans” tanpa kehadiran kotak kecil di pinggang kanan itu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syarat Akhir Perang: Iran Tuntut Solusi Permanen dan Bantah Boikot Dialog Islamabad
Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan
Ruang Publik Habermas: Apakah Diskusi Sehat Masih Mungkin di Era Post-Truth?
Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ
Penjara Tanpa Jeruji: Mengapa Budaya Populer Bisa Menjadi Alat Penindasan?
Masyarakat Tontonan: Bagaimana Media Sosial Mengubah Realitas Menjadi Citra
Eksistensialisme di Abad 21: Menemukan Makna di Dunia yang Tampak Absurd
Tragedi Hajatan Berdarah di Purwakarta, Korban Tewas Dihajar Usai Tolak Uang Jatah

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 11:16 WIB

Syarat Akhir Perang: Iran Tuntut Solusi Permanen dan Bantah Boikot Dialog Islamabad

Minggu, 5 April 2026 - 10:26 WIB

Polri Kerahkan 148 Personel ke Papua Tengah dan Maluku Utara, Perkuat Keamanan

Minggu, 5 April 2026 - 10:09 WIB

Ruang Publik Habermas: Apakah Diskusi Sehat Masih Mungkin di Era Post-Truth?

Minggu, 5 April 2026 - 10:00 WIB

Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban – Dipicu Musik DJ

Minggu, 5 April 2026 - 08:00 WIB

Masyarakat Tontonan: Bagaimana Media Sosial Mengubah Realitas Menjadi Citra

Berita Terbaru