Gedung di Cempaka Baru Terbakar, 7 Tewas dan Diduga Masih Ada Korban

Selasa, 9 Desember 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Si Jago Merah kembali mengamuk melahap sebuah gedung di Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Peristiwa sadis ini menewaskan sejumlah orang. Hingga kini, petugas gabungan terus mengevakuasi jenazah dari dalam bangunan yang hangus terbakar.

Berdasarkan data awal di lokasi, sebanyak tujuh korban ditemukan meninggal dunia. Mereka terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.

Para korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan setelah terjebak asap dan kobaran api.

Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro langsung turun tangan dan membenarkan adanya korban tewas. “Benar ada korban meninggal dunia,” ujarnya.

Baca Juga :  Ledakan SPBE Cimuning Bekasi, 12 Korban Luka Bakar, Polisi Libatkan Labfor Selidiki Penyebab

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Heri Saputra menegaskan bahwa jumlah korban kemungkinan bertambah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari petugas di lapangan. “Iya betul. Belum selesai. Saya masih menuju TKP,” tegasnya.

Korban Diduga Masih Terjebak

Situasi di lokasi kian mencekam karena diduga masih ada korban yang terjebak di dalam gedung. Petugas pemadam kebakaran dari Gulkarmat Jakarta terus melakukan penyisiran sambil melawan api yang berkobar di beberapa titik.

“Masih proses pemadaman dan pencarian,” ujar petugas Command Center Gulkarmat.

Baca Juga :  Ammar Zoni Ngaku Disetrum dan Dipukul, Minta CCTV Interogasi Dibuka di Sidang PN Jakpus

Api pertama kali dilaporkan warga pada pukul 12.43 WIB, dan operasi pemadaman dimulai tujuh menit kemudian, yakni pukul 12.50 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, api belum sepenuhnya padam.

Sebanyak 29 unit mobil damkar dan 101 personel dikerahkan untuk menggempur si jago merah. Namun, asap tebal dan kobaran api yang membesar membuat proses pemadaman berlangsung sulit.

Hingga kini, polisi dan petugas damkar belum memastikan penyebab dan kronologi kebakaran. Petugas masih fokus menyelamatkan nyawa yang mungkin terperangkap di dalam gedung. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB