Polri Bongkar Lab Rahasia Vape Bius di Medan, Pelaku Jaringan Malaysia-Indonesia

Rabu, 10 Desember 2025 - 17:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

Ilustrasi pelaku di borgol. (Posnews/iStock)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Mengerikan narkotika saat ini, cairan vape di campur obat bius. Yang menghisapnya bukan jadi sakau, tapi pelan-pelan masuk ke liang lahat selamanya.

Baru-baru ini, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan narkoba lintas negara yang menyelundupkan cairan etomidate untuk diproduksi menjadi vape bius.

Polisi menangkap satu tersangka utama, Muhammad Rafi, dalam penggerebekan laboratorium rahasia di Medan.

Dalam operasi besar ini, polisi menemukan clandestine lab di sebuah rumah kontrakan di Jalan HM Joni, Teladan Baru, Medan Kota, Sumatera Utara. Di tempat inilah Rafi meracik vape berisi etomidate untuk diedarkan ke wilayah Sumut.

Tersangka adalah pemilik barang sekaligus pembuat vape bius tersebut,” tegas Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso, Rabu (10/12/2025).

Baca Juga :  Pemprov DKI Naikkan Insentif RT Rp 2,5 Juta dan RW Rp 3 Juta Mulai Oktober 2025

Polisi memastikan laboratorium ini bagian dari jaringan Malaysia–Indonesia. Bahan baku cairan etomidate dikirim dari Malaysia melalui jalur udara menuju Medan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini terbongkar setelah Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mencurigai paket berisi dua botol etomidate dengan berat bruto 2,5 kg.Bea Cukai Soetta langsung meneruskan informasi itu kepada Bareskrim.

Tim Subdit IV Dittipid Narkoba bersama Bea Cukai Soetta melakukan control delivery ke alamat penerima di Medan.

Paket diterima seorang perempuan bernama Nurul di Warkop Agam Kampus, Jalan HM Joni.Penelusuran polisi mengungkap bahwa tersangka hanya meminjam identitas Nurul.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu, Cerah Sepanjang Hari

Polisi lalu mengembangkan penyelidikan dan menangkap Muhammad Rafi ketika datang mengambil paket tersebut.

Dalam pemeriksaan, Rafi mengaku mulai menerima pesanan sejak September 2025. Sepupunya di Malaysia, bernama Ibrahim, menawarkan pekerjaan meracik vape bius tersebut dengan upah Rp10 ribu per cartridge.

Barang Bukti Buat Merinding

Dari lab rahasia itu, polisi menyita:

  • 1.700 gram cairan etomidate
  • 4.000 gram cairan flavour
  • Total material 5.730 gram siap olah
  • Nilai konversi: Rp17,19 miliar
  • Estimasi jiwa terselamatkan: 2.865 orang

Semua barang bukti termasuk pelaku sudah kami amankan,” tutup Brigjen Eko.  (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan
Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura
Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap
WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional
Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz
Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar
Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan
Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:23 WIB

Bandar Sabu Aek Kanopan Masuk DPO BNN, Wawan Diduga Kendalikan Jaringan Narkoba Labura

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:55 WIB

Polres Jakut Bongkar 8 Kasus Curanmor dan Curas, Komplotan Ngaku Polisi Narkoba Ditangkap

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:19 WIB

Trump Tunda Serangan ke Iran Saat Teheran Perketat Cengkeraman di Hormuz

Berita Terbaru

Kemitraan strategis tanpa batas. Presiden Vladimir Putin memulai kunjungan dua hari ke China untuk mempererat hubungan ekonomi dan politik dengan Presiden Xi Jinping, menandai perayaan seperempat abad traktat persahabatan kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Kunjungi China Rayakan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:24 WIB

Situasi darurat global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat kesehatan masyarakat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

WHO Tetapkan Wabah Ebola di DRC sebagai Darurat Internasional

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:22 WIB