Dua Debt Collector Brutal Ditangkap di Depok, Polisi Ungkap Aksi Perampasan STNK

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Metro Depok menunjukkan dua tersangka debt collector atau mata elang yang ditangkap usai menganiaya warga di Jalan Juanda, Depok. (Posnews/Humas)

Polres Metro Depok menunjukkan dua tersangka debt collector atau mata elang yang ditangkap usai menganiaya warga di Jalan Juanda, Depok. (Posnews/Humas)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tindakan tegas dilakukan Polres Metro Depok dengan membekuk dua debt collector alias mata elang (matel) yang menganiaya warga di Jalan Raya Juanda, Depok.

Polisi menangkap Belion Engelberth Kastanya (BE) dan Delon Patrick Kastanya (DP), yang terbukti bagian dari kelompok matel brutal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Metro Depok Kompol Made Gede Oka Utama menegaskan, polisi menindaklanjuti laporan korban yang mengalami pengadangan dan perampasan STNK pada Sabtu (13/12/2025).

Selanjutnya, penyidik mengamankan dua pelaku dan menetapkan keduanya sebagai tersangka.

β€œKami menyelidiki kasus ini dan langsung menangkap dua tersangka,” kata Made, Minggu (14/12/2025).

Berdasarkan penyelidikan, tersangka BE melakukan perampasan dan penganiayaan saat menghentikan mobil korban di Jalan Juanda.

Sementara itu, tersangka DP berperan menghadang mobil Mazda 2 merah yang dikendarai korban.

Made menegaskan, Polres Metro Depok akan menindak tegas aksi kriminal para matel yang meresahkan warga. Terlebih, pengaduan masyarakat soal arogansi debt collector di jalan terus meningkat.

Baca Juga :  Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

β€œHampir setiap hari ada keluhan soal debt collector yang beraksi di wilayah Depok,” tegasnya.

Hasil pemeriksaan mengungkap, kedua tersangka mengaku berprofesi sebagai debt collector dan berniat menarik kendaraan korban.

Namun, mobil tersebut dipinjam korban untuk membawa istrinya yang tengah hamil ke rumah sakit. Kendaraan itu memang masih berstatus kredit.

β€œTerlepas dari status kendaraan, tindakan perampasan dan penganiayaan tetap pidana,” ujar Made.

Polisi memperkuat penetapan tersangka dengan bukti perampasan STNK dan pemukulan yang menyebabkan korban terluka di pelipis.

Saat ini, penyidik terus mendalami kasus dan memburu anggota kelompok matel lainnya.

β€œTersangka kami amankan di rumahnya dan langsung kami proses sesuai aturan,” jelas Made.

Di sisi lain, polisi mengimbau warga tetap tenang jika dihadang matel. Warga diminta berhenti di lokasi ramai dan menyiapkan surat kendaraan.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Terkubur dan Dibungkus Terpal di Kebun, Bau Amis Bongkar Aksi Sadis

β€œCari tempat ramai dan jangan panik,” imbau Made.

Kronologi Perampasan

Sebelumnya, Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi membenarkan aksi perampasan tersebut. Tim Perintis Presisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Korban mengaku diikuti beberapa motor sejak Sukmajaya. Kemudian, di Jalan Keadilan Ujung, para pelaku memepet dan memaksa korban berhenti.

Meski korban meminta berhenti di tempat ramai, kelompok matel justru bertindak kasar.Β β€œMereka menendang mobil dan memukul korban,” ujar Made Budi.

Para pelaku juga merusak gantungan kunci yang berisi STNK dan remote mobil. Beruntung, warga berdatangan sehingga sekitar 10 orang matel kabur meninggalkan lokasi.

Polres Metro Depok memastikan penindakan berlanjut. Polisi berkomitmen membersihkan aksi debt collector liar yang mengancam keamanan warga Depok. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB