Trenggono Pasang Badan, KKP Tegaskan Kebijakan Tak Boleh Rugikan Nelayan

Rabu, 17 Desember 2025 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Posnews/NET)

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono (Posnews/NET)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pasang badan untuk nelayan. Ia menegaskan semua kebijakan KKP wajib melindungi dan menguntungkan nelayan, bukan malah mempersulit.

Pernyataan keras itu ia lontarkan saat menerima audiensi Gerakan Nelayan Pantura di Kantor KKP, Jakarta Pusat. Trenggono menegaskan negara harus hadir di laut.

Namun di lapangan, nelayan masih mengeluh. Ketua Gerakan Nelayan Pantura, Kajidin, menyebut nelayan selama ini taat aturan, rajin bayar pajak dan PNBP, tapi tetap kerap tersandung masalah saat melaut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kajidin, urusan dokumen kapal sering jadi momok. Ia menilai persoalan administrasi seharusnya dirampungkan di darat, bukan malah menjerat nelayan di tengah laut.

Baca Juga :  Restorasi Meiji: Dari Samurai Menjadi Negara Industri

“Nelayan jangan terus jadi korban aturan,” tegasnya, Rabu (17/12/2025).

Dalam forum itu, nelayan membeberkan beragam masalah pelik, mulai dari keamanan laut, surat kapal, alat tangkap, hingga BBM yang dinilai masih bermasalah di lapangan.

Perwakilan nelayan Juana, Purnomo, menyoroti pemeriksaan kapal yang kerap membingungkan. Ia meminta aturan dibuat jelas agar nelayan bisa bekerja dengan tenang.

Menanggapi keluhan itu, Trenggono menegaskan KKP tak tinggal diam. Ia memastikan kebijakan akan terus dibenahi agar pengawasan tidak berubah menjadi momok bagi nelayan.

Ia juga menegaskan PSDKP bukan satu-satunya pihak pengawas. KKP bakal menyatukan langkah dengan aparat lain supaya tak ada lagi salah tafsir di laut.

Baca Juga :  KM Maulana-30 Hangus Terbakar di Tengah Laut Lampung, 25 Selamat, 8 ABK Hilang

“Kami akan luruskan semua,” tegas Trenggono.

Tak hanya itu, KKP juga mengubah skema PNBP perikanan. Sistem lama yang memberatkan ditinggalkan. Kini nelayan boleh melaut dulu, urusan setoran dihitung setelah dapat ikan.

“Nelayan fokus cari ikan, bukan pusing bayar di awal,” ujarnya.

KKP juga mendorong penangkapan ikan terukur agar tak terjadi rebutan wilayah dan nelayan tak perlu melaut jauh-jauh.

Trenggono menutup dengan pernyataan keras. Ia menegaskan alat tangkap ramah lingkungan dan BBM diatur demi masa depan laut.
“Nelayan harus jadi tuan rumah di negeri sendiri. Itu harga mati,” tandasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi KM Virgo Transport 8: 80 Korban Meninggal, 55 Masih Dicari
G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekanan Geopolitik, Ini Sikap Mendag Budi
7 Oktober! Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dimulai, Jaksa Bacakan Dakwaan
Suyudi Jadi Kapolri, Siapkan Konsolidasi Internal dan Lanjutkan Program Listyo Sigit
Prabowo Lantik 18 Pejabat, Suyudi Jadi Kapolri dan Listyo Sigit Pimpin KSP
Suyudi Soroti No Viral No Justice, Laporan Warga Harus Ditangani Tanpa Menunggu Viral
Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Ini Tahap Selanjutnya
Hari Kesaktian Pancasila 2026, Prabowo Khusyuk Berdoa di Sumur Lubang Buaya

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:42 WIB

Tragedi KM Virgo Transport 8: 80 Korban Meninggal, 55 Masih Dicari

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:33 WIB

G20 Tolak Pangan Jadi Alat Tekanan Geopolitik, Ini Sikap Mendag Budi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:20 WIB

7 Oktober! Sidang Perdana Febrie Adriansyah Dimulai, Jaksa Bacakan Dakwaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Suyudi Jadi Kapolri, Siapkan Konsolidasi Internal dan Lanjutkan Program Listyo Sigit

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Prabowo Lantik 18 Pejabat, Suyudi Jadi Kapolri dan Listyo Sigit Pimpin KSP

Berita Terbaru

SteamOS ARM rilis Versi 1.2 untuk AYANEO Pocket S2 dan S2 Pro. Nikmati fitur LSFG 2.0 native, installer UFS, dan pembaru otomatis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

SteamOS ARM Kini Mendukung Handheld AYANEO Pocket S2

Sabtu, 3 Okt 2026 - 07:00 WIB