Bajing Loncat Nekat di Siang Bolong, Polisi Bekuk 3 Pencuri Besi di Koja

Rabu, 8 Oktober 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno G Sukahar. (Posnews/Ist)

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno G Sukahar. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Meski berulangkali ditangkap, aksi bajing loncat masih saja terjadi. Kali ini mereka ditangkap mencuri besi dari truk yang berhenti di lampu merah siang bolong.

Aksi para pelaku terekam jelas dalam video viral. Dalam rekaman itu, empat pria tampak naik ke truk dan mencomot besi saat lalu lintas padat. Aksi cepat tapi nekat itu langsung jadi sorotan publik.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara Kompol Onkoseno G. Sukahar bergerak cepat. Setelah menelusuri video viral itu, timnya berhasil menangkap tiga pelaku berinisial AA (31), HA (38), dan RA (26) pada Selasa (7/10/2025).

Baca Juga :  Indonesia Dikepung 3 Siklon, BMKG Peringatkan Hujan Ekstrem dan Gelombang Tinggi

“Ketiganya kami amankan tanpa perlawanan di sekitar lampu merah Pos 9, Koja. Mereka sesuai dengan ciri-ciri dalam video viral,” tegas Onkoseno kepada wartawan, Rabu (8/10/2025).

Polisi menyita potongan besi hasil curian, tas ransel, topi, dan uang Rp60 ribu yang diduga berasal dari penjualan barang bekas. Kini, penyidik menahan para pelaku di Mapolres Metro Jakarta Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :  Natalius Pigai Tinjau Komnas HAM India untuk Perkuat Institusi HAM di Indonesia

“Kasus ini akan kami tuntaskan. Kami imbau warga untuk tidak main hakim sendiri. Laporkan saja ke polisi bila melihat tindakan serupa,” ujarnya.

Aksi bajing loncat siang hari ini menjadi peringatan bagi sopir truk dan warga agar lebih waspada di jalan. Polisi juga berjanji memperketat patroli di titik-titik rawan aksi serupa. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB