Bulan Madu Berakhir Tragis, Pasutri Asal Padang Tewas di Solok

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

SOLOK, POSNEWS.CO.ID – Pasangan suami istri (pasutri) yang sedang bulan madu tewas mengenaskan di hotel pinggir Danau Diateh, Alahan Panjang, Solok, Sumatera Barat.

Korban Gilang Kurniawan (28) ditemukan tergeletak kritis, sementara istrinya, Cindy Desta (28), meninggal dunia. Dugaan awal: keracunan gas dari tabung air panas kamar mandi.

Kejadian terjadi Rabu (8/10/2025) siang saat pasutri asal Padang itu check-in. Mereka menginap hingga Kamis (9/10/2025) pagi ketika pelayan hotel mengantar sarapan.

Baca Juga :  Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

“Saat ditemukan, suami dalam kondisi kritis. Kami langsung bawa ke Puskesmas Alahan Panjang, lalu dirujuk ke RSUD Aro Suka dan akhirnya ke SPH Padang,” ujar Kapolsek Lembah Gumanti, AKP Barata Rahmat Sukarsih, Sabtu (11/10/2025).

Polisi belum memastikan penyebab pasti kematian Cindy, namun dugaan sementara kebocoran tabung gas di kamar mandi yang berada di lokasi dingin dekat danau.

“Kami belum bisa menyimpulkan penyebab. Semua kemungkinan masih kami dalami,” tambah AKP Barata.

Baca Juga :  Truk Tangki BBM Meledak-Lalap Pos Polisi di Cianjur, Jalan Jadi Lautan Api

Saksi pelayan hotel menyebut pasutri itu masih merespons saat hendak mengantarkan sarapan, namun ketika itu mereka sedang mandi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat pelayanan masuk, pasutri itu sempat menyahut kedatangan pelayan,” jelasnya.

Pihak kepolisian kini terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab kematian dan keamanan fasilitas hotel agar kejadian serupa tak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pam Bondi Mangkir dari Sidang Kongres Soal Berkas Jeffrey Epstein
AS Terima 5.000 Pengungsi Afrikaner Kulit Putih di Tahun 2026
JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy
Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel
Perancis Siaga Perang: Stok Drone Peledak Naik 400% untuk Hadapi Agresi Rusia
Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran
Hanya Tiga Kapal Berani Lintasi Selat Hormuz Pasca-Gencatan Senjata
Israel Bangun dan Putuskan Jalur Utama Lebanon Selatan

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 17:27 WIB

Pam Bondi Mangkir dari Sidang Kongres Soal Berkas Jeffrey Epstein

Jumat, 10 April 2026 - 15:22 WIB

AS Terima 5.000 Pengungsi Afrikaner Kulit Putih di Tahun 2026

Jumat, 10 April 2026 - 14:14 WIB

JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy

Jumat, 10 April 2026 - 14:08 WIB

Prahara di Levent: Turki Tangkap 198 Simpatisan IS Pasca-Serangan Konsulat Israel

Jumat, 10 April 2026 - 12:05 WIB

Perancis Siaga Perang: Stok Drone Peledak Naik 400% untuk Hadapi Agresi Rusia

Berita Terbaru

Akuntabilitas yang tertunda. Mantan Jaksa Agung Pam Bondi menolak hadir dalam deposisi Kongres terkait penanganan dokumen Jeffrey Epstein, memicu ancaman tuntutan pidana

INTERNASIONAL

Pam Bondi Mangkir dari Sidang Kongres Soal Berkas Jeffrey Epstein

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:27 WIB

Pengecualian di tengah pembatasan. Administrasi Donald Trump memberikan status pengungsi kepada hampir 5.000 warga Afrikaner kulit putih asal Afrika Selatan, memicu ketegangan diplomatik dengan pemerintah Pretoria. Dok: AFP.

INTERNASIONAL

AS Terima 5.000 Pengungsi Afrikaner Kulit Putih di Tahun 2026

Jumat, 10 Apr 2026 - 15:22 WIB

Konfrontasi di jantung Eropa. Wakil Presiden AS JD Vance menyebut komentar Presiden Zelenskyy sebagai

INTERNASIONAL

JD Vance Bela Viktor Orban dan Kecam Ancaman Zelenskyy

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:14 WIB