TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Bandara Soekarno-Hatta memperketat pengawasan kesehatan internasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta guna mencegah masuknya virus Hantavirus ke Indonesia.
Langkah ini diambil menyusul meningkatnya kewaspadaan terhadap potensi penularan penyakit dari pelaku perjalanan luar negeri.
Kepala BBKK Bandara Soetta Naning Nugrahini menegaskan pihaknya telah mengaktifkan sistem deteksi berlapis bagi seluruh penumpang internasional yang tiba di Indonesia.
“Di Bandara Soekarno-Hatta kami sudah menjalankan kesiapsiagaan penuh untuk mencegah masuknya Hantavirus,” kata Naning, Selasa (12/5/2026).
Penumpang Wajib Isi Deklarasi Kesehatan
Sebagai langkah awal, seluruh penumpang dari luar negeri wajib mengisi deklarasi kesehatan melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Melalui data tersebut, petugas dapat mendeteksi apakah ada penumpang yang memiliki riwayat perjalanan berisiko atau menunjukkan indikasi terpapar penyakit menular.
Setelah itu, petugas langsung melakukan pemeriksaan lanjutan saat penumpang tiba di terminal kedatangan internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Thermal Scanner Langsung Awasi Penumpang
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan thermal scanner dan melakukan observasi visual untuk mendeteksi gejala mencurigakan.
Jika petugas menemukan penumpang dengan gejala mengarah pada Hantavirus, tim medis langsung melakukan pemeriksaan mendalam.
“Jika hasil pemeriksaan menunjukkan penumpang berstatus probable, kami langsung merujuknya ke rumah sakit rujukan penyakit infeksi,” ujar Naning.
BBKK juga menyiapkan jalur khusus evakuasi bagi penumpang yang terindikasi membawa penyakit menular.
Selain itu, bandara telah menyiapkan ambulans khusus penyakit menular yang dilengkapi sistem dekontaminasi untuk mencegah penyebaran virus ke petugas maupun masyarakat.
Naning menjelaskan sistem tersebut mampu mensterilkan virus, bakteri, hingga kuman setelah pasien dievakuasi.
Empat Negara Masuk Pengawasan Ketat
Saat ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama BBKK memperketat pengawasan penerbangan langsung dari empat negara yang telah melaporkan kasus Hantavirus, yakni:
- Amerika Serikat
- Argentina
- Uruguay
- Panama
Pengawasan bisa diperluas jika ditemukan negara baru dengan kasus serupa.
Sementara itu, pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang namun waspada, serta terus menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyebaran penyakit zoonosis tersebut. (red)
Editor : Hadwan












