China dan 5 Negara ASEAN Sepakat Gempur Habis Penipuan Online

Sabtu, 15 November 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, China, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam sepakat di Kunming untuk meluncurkan operasi multinasional terkoordinasi melawan penipuan online. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, China, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam sepakat di Kunming untuk meluncurkan operasi multinasional terkoordinasi melawan penipuan online. Dok: Istimewa.

KUNMING, POSNEWS.CO.ID  — Enam negara, termasuk China, Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam, sepakat untuk mengintensifkan perang bersama melawan penipuan telekomunikasi dan online lintas batas. Lebih lanjut, mereka mencapai kesepakatan ini dalam pertemuan penting di Kunming, Provinsi Yunnan, China, pada Jumat (14/11/2025).

Menurut pernyataan dari Kementerian Keamanan Publik China, para pejabat tinggi penegak hukum mengadakan diskusi mendalam untuk memperkuat kerja sama lintas batas.

Operasi Multinasional Baru Disepakati

Sebagai hasil pertemuan, para peserta menandatangani dokumen hasil akhir. Oleh karena itu, mereka menegaskan kembali komitmen bersama yang kuat untuk memerangi jaringan penipuan yang beroperasi di seluruh wilayah.

Ke depan, keenam negara akan meluncurkan operasi multinasional yang terkoordinasi. Selain itu, mereka akan membangun mekanisme koordinasi rutin, meningkatkan pembagian intelijen, dan melanjutkan repatriasi (pemulangan) tersangka yang terlibat dalam penipuan.

Baca Juga :  Viral Penumpang Diduga Berbuat Tak Senonoh di Taksi Online, Polisi Selidiki

Ribuan Tersangka Telah Ditangkap Tahun Ini

Kementerian menyatakan bahwa kerja sama yang diperluas dalam beberapa tahun terakhir ini telah memberikan hasil yang signifikan. Bahkan, sejak awal tahun ini, berbagai operasi gabungan telah memukul telak kelompok kriminal terkait perjudian dan penipuan.

Beberapa keberhasilan besar yang mereka catat tahun ini meliputi:

  • Myanmar: China, Myanmar, dan Thailand membangun mekanisme koordinasi trilateral. Mereka menggerebek pusat penipuan di Myawaddy, Myanmar, dan berhasil memulangkan lebih dari 5.500 tersangka kriminal ke China.
  • Laos: Polisi China dan Laos menargetkan sarang penipuan telekomunikasi di Zona Ekonomi Khusus Segitiga Emas (Golden Triangle). Operasi ini menangkap lebih dari 600 tersangka dalam satu sapuan.
  • Vietnam & Kamboja: Dalam operasi gabungan khusus, polisi China dan Vietnam menangkap 149 tersangka. Sementara itu, polisi China dan Kamboja menyita 2.141 tersangka di Kamboja, yang semuanya telah mereka pulangkan ke China.
Baca Juga :  Pelaku Stiker QR Judi Online di Pesanggrahan Ditangkap, Polisi Buru Jaringan

Ke depan, polisi China berjanji akan terus memperdalam kolaborasi internasional. Mereka akan memajukan operasi gabungan untuk membongkar pusat-pusat penipuan dan mengejar tersangka “dengan tekad yang lebih besar.”

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB