Cuaca Ekstrem Hantam Gowa, Lumajang, dan Pati, Ratusan Rumah Rusak

Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah dan fasilitas umum di Gowa, Lumajang, dan Pati, berdasarkan laporan BNPB. Dok: BPBD Lumajang

Hujan deras disertai angin kencang merusak rumah dan fasilitas umum di Gowa, Lumajang, dan Pati, berdasarkan laporan BNPB. Dok: BPBD Lumajang

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 3 daerah dihantam hujan deras dan angin kencang: Gowa (Sulawe Selatan), Lumajang (Jawa Timur), dan Pati (Jawa Tengah).

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data BNPB, menyebut tiga kecamatan di Gowa terdampak parah: Bajeng, Pallangga, dan Bontomarannu pada Senin (6/10/2025).

“Peristiwa ini mempengaruhi 265 kepala keluarga. Kerugian materiil mencakup dua fasilitas umum dan 265 rumah, dengan rincian 140 rumah dan dua fasilitas umum rusak di Bontomarannu, 50 rumah rusak di Bajeng, dan 75 rumah rusak di Pallangga,” ujar Muhari dikutip Kamis (9/10/2025).

Baca Juga :  Polri Terima Penghargaan Kementerian PKP atas Dukungan Program 3 Juta Rumah Subsidi

Cuaca ekstrem mengguyur Lumajang, Minggu (5/10/2025), merusak rumah dan menumbangkan pohon di Desa Kalipenggung dan Desa Tunjung, Randuagung.

“BNPB mencatat 39 jiwa terdampak, dengan 37 rumah rusak ringan dan dua rumah rusak sedang,” tambah Muhari.

Baca Juga :  Banjir Karawang dan Bekasi, Ribuan Warga Mengungsi, Satu Tewas

Sementara itu, Desa Maitan, Kecamatan Tambakromo, Pati, terkena hujan deras dan angin kencang Senin (6/10/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

“Sebanyak 55 kepala keluarga terdampak, dengan kerugian 55 rumah rusak, satu fasilitas pendidikan, dan dua kandang ayam warga,” jelas Muhari. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB