Gianyar Porak-poranda. Banjir dan Longsor Lumpuhkan Warga, Jalan Ditutup Total

Rabu, 10 September 2025 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BPBD Gianyar mengevakuasi warga yang terjebak banjir usai hujan deras mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (10/9/2025). Dok-Istimewa

Petugas gabungan BPBD Gianyar mengevakuasi warga yang terjebak banjir usai hujan deras mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu (10/9/2025). Dok-Istimewa

BALI, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, sejak Selasa (9/9/2025), memicu banjir besar dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total, sementara petugas gabungan terus mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

Banjir saat ini merendam kawasan Sukawati, Blahbatuh, Ubud, dan Payangan. Selain itu, petugas menutup sejumlah jalan penghubung antarkabupaten karena tidak bisa dilalui kendaraan.

Baca Juga :  Gus Yasin Dorong Industri Ramah Anak di Jateng: CSR Harus Sentuh Pendidikan dan Pelatihan

“Petugas gabungan dari BPBD dan kepolisian masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak,” kata Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, Rabu (10/9/2025).

Hingga pukul 09.00 WITA, proses evakuasi masih berlangsung di beberapa titik rawan. Selain fokus menyelamatkan warga, petugas juga menutup akses jalan yang rawan banjir dan longsor untuk mencegah korban tambahan.

Baca Juga :  Update Bencana Sumatera: Korban Jiwa Tetap, Pengungsi Berkurang - Infrastruktur Dipulihkan

BPBD Gianyar mengimbau warga tetap waspada karena hujan masih tinggi dan tanah di banyak kawasan labil. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar
Viral! Ustadz Dihakimi Massa di Karawang, Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang
Maling Gasak Brankas Emas 1 Kg di Pinrang! Aksi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku
Satgas Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Papua, 4 Tersangka Diciduk – Senjata Disita
ASN Bogor WFH Setiap Jumat, Ini Aturan Baru dari Bupati Rudy Susmanto
Ledakan Dapur SPPG Lebak! Oven Sterilisasi Meledak, 3 Pegawai Terbakar
Pria Bonyok Dikeroyok Warga Karawang, Usai Ketahuan Selingkuh dengan Istri Orang

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:13 WIB

Bongkar Jaringan Ketamine! Bareskrim Sita 6,2 Kg Ketamine di Deli Serdang, Nilai Rp18,7 Miliar

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:49 WIB

Viral! Ustadz Dihakimi Massa di Karawang, Kepergok Selingkuh dengan Istri Orang

Jumat, 27 Maret 2026 - 23:23 WIB

Maling Gasak Brankas Emas 1 Kg di Pinrang! Aksi Terekam CCTV, Polisi Buru Pelaku

Jumat, 27 Maret 2026 - 22:36 WIB

Satgas Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Papua, 4 Tersangka Diciduk – Senjata Disita

Berita Terbaru

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB