Gubernur DKI Jakarta Perpanjang Jalur Gratis Tol Fatmawati 2 Sampai Oktober

Minggu, 21 September 2025 - 10:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memperpanjang uji coba jalur gratis di Gerbang Tol Fatmawati 2 hingga akhir Oktober 2025. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan parah di kawasan TB Simatupang.

“Hari Senin besok akan diputuskan. Namun saya sudah meminta jalur gratis diperpanjang sampai akhir Oktober. Mudah-mudahan kemacetan TB Simatupang semakin berkurang,” ujar Pramono, Minggu (21/9/2025).

Keputusan perpanjangan diambil setelah rapat khusus bersama Dinas Perhubungan dan tim pembangunan. Data terakhir Jumat (19/9/2025) mencatat lebih dari 750 kendaraan masuk jalur gratis dalam tiga jam, pukul 17.00–20.00 WIB.

Baca Juga :  THR PJLP Dipotong Pajak hingga Rp2 Juta, Gubernur Pramono Anung Buka Suara

Jalur Gratis Terbukti Tekan Kepadatan Lalu Lintas

Pramono menegaskan, angka tersebut membuktikan jalur gratis efektif menurunkan kepadatan lalu lintas di TB Simatupang.

“Data terakhir Jumat menunjukkan mobil yang masuk lebih dari 750 kendaraan. Ini menandakan kemacetan di TB Simatupang bisa turun signifikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tantangan Mencari Circle Pertemanan di Usia Dewasa

Uji Coba Jalur Gratis Dimulai 15 September

Diketahui, uji coba jalur gratis di Gerbang Tol Fatmawati 2 sudah berjalan sejak Senin (15/9/2025) dan awalnya hanya berlaku hingga Jumat (19/9/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perpanjangan hingga Oktober diputuskan karena bertepatan dengan target penyelesaian sejumlah proyek pembangunan di sekitar kawasan tol Fatmawati. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah
6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:53 WIB

Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB