Gudang Amunisi Puspalad Madiun Diduga Meledak, Prajurit TNI Dievakuasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung RSUD Caruban, Madiun tempat korban luka di rawat. (Posnews/RSUD Caruban)

Gedung RSUD Caruban, Madiun tempat korban luka di rawat. (Posnews/RSUD Caruban)

MADIUN, POSNEWS.CO.ID – Sebuah ledakan hebat diduga mengguncang Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Dentuman keras yang terdengar hingga ke sekitar lokasi memicu kepanikan warga dan mengundang perhatian aparat keamanan.

Informasi sementara menyebutkan ledakan tersebut mengakibatkan sejumlah prajurit TNI mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Golkar Resmi Nonaktifkan Adies Kadir dari DPR RI Mulai 1 September 2025

Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban menunjukkan sejumlah anggota TNI telah menjalani perawatan.

Beberapa personel TNI juga tampak berjaga di area rumah sakit.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat keparahan luka yang dialami para prajurit.

TNI Masih Verifikasi Penyebab Ledakan

Kabidpenum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut Agung Saptoadi mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

“Saya cek dulu, Pak,” ujar Agung saat dikonfirmasi.

TNI hingga kini belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai penyebab ledakan maupun kondisi terkini di Gudang Pusat Munisi II Puspalad.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polda Metro Jaya Buka Titip Kendaraan Gratis di Polsek dan Polres

Lokasi Dijaga Ketat

Sejumlah aparat TNI dilaporkan langsung mengamankan area gudang untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan sekaligus memudahkan proses penanganan dan penyelidikan awal.

Pihak berwenang diperkirakan segera melakukan investigasi guna mengungkap penyebab ledakan, memastikan kondisi gudang amunisi, serta mendata jumlah korban secara menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CR-V Ringsek Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 5 Orang Meninggal
Kapal Tenggelam di Selayar, 55 Penumpang Selamat, 24 Masih Hilang
Akuntan Gelapkan Dana Perusahaan Rp935 Juta, Polisi: Dipakai Main Judi Online
Pengedar Tembakau Sintetis Rekrut Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap
Polisi Ungkap Pelajar MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom Secara Daring
Pesta Kameko Berujung Maut, Pria Tewas dalam Duel Parang di Muna Barat
Cari Sinyal HP, Pekerja Sawit di Pelalawan Tewas Diterkam Harimau Sumatra
Cekcok Berujung Maut, Pria di Kapuas Bunuh Ayah Kandung

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:41 WIB

Gudang Amunisi Puspalad Madiun Diduga Meledak, Prajurit TNI Dievakuasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:40 WIB

CR-V Ringsek Hantam Truk di Tol Pandaan-Malang, 5 Orang Meninggal

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:14 WIB

Kapal Tenggelam di Selayar, 55 Penumpang Selamat, 24 Masih Hilang

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30 WIB

Akuntan Gelapkan Dana Perusahaan Rp935 Juta, Polisi: Dipakai Main Judi Online

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

Pengedar Tembakau Sintetis Rekrut Anak di Bawah Umur, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru