Polisi Ungkap Pelajar MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom Secara Daring

Selasa, 14 Juli 2026 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Densus 88 Antiteror dan Polda Sumatera Barat melakukan olah TKP usai ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang serta mengamankan barang bukti dan seorang pelajar berinisial R (17). (Posnews/Polda Sumbar)

Petugas Densus 88 Antiteror dan Polda Sumatera Barat melakukan olah TKP usai ledakan bom rakitan di MAN 3 Padang serta mengamankan barang bukti dan seorang pelajar berinisial R (17). (Posnews/Polda Sumbar)

Daftar Isi Hide aja
Show more

PADANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat seorang pelajar berinisial R (17) menggegerkan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang, Sumatera Barat, Selasa (14/7/2026).

Polisi mengungkap remaja tersebut diduga merakit bom secara mandiri setelah mempelajari tutorial dari internet dan mengaku terinspirasi kasus ledakan di salah satu SMA di Jakarta pada 2025.

Beruntung, ledakan tidak menimbulkan korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polda Sumatera Barat bersama Densus 88 Antiteror Polri langsung turun tangan melakukan penyelidikan.

Polisi mengamankan pelajar tersebut beserta sejumlah barang bukti untuk mengungkap motif, cara perakitan, hingga kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, R mengaku mempelajari cara membuat bahan peledak melalui internet.

“Terduga mengaku mempelajari pembuatan bahan peledak secara daring dan terinspirasi oleh peristiwa bom di sebuah SMA di Jakarta pada tahun 2025,” ujar Mayndra, Selasa (14/7/2026).

Baca Juga :  Polri Tak Mau Indonesia Jadi Sarang Bandar Judi Online Asing

Selain itu, R mengaku bergabung dalam sejumlah grup daring yang membahas pembuatan bahan peledak. Namun, seluruh pengakuan tersebut masih diverifikasi dan didalami penyidik.

Bom Dirakit di Rumah

Polisi menduga R merakit perangkat tersebut sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan yang dibeli secara daring tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Ledakan terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di area samping ruang kelas MAN 3 Padang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Petugas keamanan sekolah lebih dulu menemukan benda mencurigakan sebelum melaporkannya kepada kepolisian.

“Ledakan terjadi satu kali di samping kelas dan tidak menimbulkan korban,” kata Mayndra.

Saat olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menyita sejumlah barang bukti, di antaranya kotak hitam, tas hitam, telepon genggam, petasan, pisau, anak panah, kelereng, baut, serta beberapa benda lain yang diduga berkaitan dengan perakitan bom.

Baca Juga :  KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa

Densus 88 Dalami Motif

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga seluruh barang bukti tersebut milik R. Penyidik juga masih mendalami dugaan adanya sasaran yang direncanakan pelaku.

“Identitas korban yang disebut sebagai sasaran masih berdasarkan keterangan pelaku dan masih memerlukan pendalaman,” ujar Mayndra.

Saat ini, R telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Densus 88 bersama Polda Sumatera Barat juga memeriksa sejumlah saksi, menelusuri aktivitas digital pelaku, serta mendalami kemungkinan adanya pengaruh dari jaringan atau komunitas daring yang mengajarkan pembuatan bahan peledak.

Polisi memastikan situasi di lingkungan sekolah telah kembali kondusif.

Meski tidak menimbulkan korban, polisi masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan mencegah kejadian serupa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong Berujung Maut, Pelajar 14 Tahun Tewas Dipukul Balok di Banyumas
Darurat Kebakaran Galuga! TPA Ditutup, Water Bombing Disiapkan
Tragedi Kebakaran Paniai: 11 Orang Tewas, 20 Luka dan 40 Rumah Ludes
Kakak Beradik di Banyuasin Dibunuh, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati
Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:37 WIB

Knalpot Brong Berujung Maut, Pelajar 14 Tahun Tewas Dipukul Balok di Banyumas

Selasa, 8 September 2026 - 07:51 WIB

Darurat Kebakaran Galuga! TPA Ditutup, Water Bombing Disiapkan

Selasa, 8 September 2026 - 07:14 WIB

Tragedi Kebakaran Paniai: 11 Orang Tewas, 20 Luka dan 40 Rumah Ludes

Selasa, 8 September 2026 - 06:28 WIB

Kakak Beradik di Banyuasin Dibunuh, Polisi Ungkap Motif Sakit Hati

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Berita Terbaru

OPPO Find X10 Series dikabarkan membawa sensor khusus Danxia Color untuk menjaga konsistensi warna kulit pada foto portrait. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OPPO Find X10 Series Dikabarkan Bawa Sensor Danxia Color

Selasa, 8 Sep 2026 - 14:31 WIB

Ilustrasi, Nexon dikabarkan hampir mendapatkan lisensi pengembangan game baru StarCraft dari Blizzard, membuka peluang kebangkitan franchise legendaris ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nexon Dikabarkan Dekati Kesepakatan Lisensi Game Baru

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:22 WIB