Hadiri Panen Raya Jagung di Tuban, Prabowo Sanjung Prestasi Kapolri Listyo Sigit

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung serentak di Tuban sambil memuji kinerja Listyo Sigit Prabowo dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam ketahanan pangan nasional. (Posnews/Ist)

Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya jagung serentak di Tuban sambil memuji kinerja Listyo Sigit Prabowo dan peran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam ketahanan pangan nasional. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pujian terbuka kepada Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri panen raya jagung serentak, groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan, dan peresmian program SPPG Polri di Tuban, Sabtu (16/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengaku bangga melihat capaian Kepolisian Negara Republik Indonesia yang dinilai aktif mendukung program strategis pemerintah, khususnya sektor ketahanan pangan nasional.

Prabowo menegaskan keberhasilan institusi besar tidak bisa dilepaskan dari kualitas kepemimpinan di dalamnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, ia menilai capaian Polri saat ini merupakan buah dari kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Peran Polri luar biasa. Kalau organisasi bagus, kita harus akui bagus. Kalau organisasi bekerja baik, berarti pemimpinnya juga baik,” kata Prabowo di hadapan jajaran Polri dan petani di Tuban.

Selanjutnya, Prabowo membandingkan kepemimpinan institusi dengan dunia sepak bola. Menurut dia, pelatih yang mampu membawa tim menang biasanya akan mendapat perpanjangan kontrak karena dinilai sukses.

Baca Juga :  Polsek Tambora Ungkap Modus Pelaku Eksploitasi Gadis 17 Tahun Selama 4 Bulan

Bandingkan dengan Menteri Pertanian

Prabowo juga menyinggung keberhasilan Andi Amran Sulaiman dalam mendorong produksi pangan nasional. Ia menyebut capaian swasembada pangan layak diapresiasi dan telah mendapat penghargaan dari pemerintah.

Menurut Prabowo, pola penghargaan yang sama seharusnya diberikan kepada pemimpin institusi negara yang dinilai berhasil menjalankan tugasnya.

Dalam pernyataan yang langsung disambut riuh hadirin, Prabowo menyebut Kapolri berpeluang menerima penghargaan Bintang Mahaputera.

Ia bahkan turut menyinggung Agus Subiyanto yang juga disebut belum menerima penghargaan serupa.

“Nanti Presiden Prabowo yang kasih bintang,” ujar Prabowo disambut tepuk tangan peserta acara.

Program MBG hingga Panen Jagung Disorot

Selain itu, Prabowo menilai Polri berhasil membantu pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Baca Juga :  Motor Mogok Massal Usai Isi BBM di SPBU Juanda Bekasi, Tangki BBM Kemasukan Air

Ia juga menyoroti keterlibatan Polri dalam panen raya jagung yang disebut telah digelar beberapa kali sebagai bukti dukungan aparat terhadap penguatan pangan nasional.

Prabowo mengungkapkan dirinya sudah tiga kali menghadiri agenda panen jagung bersama Polri dan menilai hasilnya terus menunjukkan perkembangan positif.

Target Ketahanan Pangan 2026

Pemerintah saat ini terus mendorong peningkatan produksi jagung nasional untuk menekan impor pangan.

Kementerian Pertanian sebelumnya menargetkan produksi jagung nasional meningkat sepanjang 2026 seiring pembukaan lahan baru dan pembangunan infrastruktur penyimpanan hasil panen.

Sementara itu, pembangunan 10 gudang ketahanan pangan di berbagai daerah diharapkan memperkuat distribusi hasil pertanian dan menjaga stabilitas stok nasional.

Prabowo menegaskan pemerintah akan terus mendukung institusi yang dinilai bekerja nyata untuk rakyat, terutama dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

“Kalau berhasil, harus diapresiasi. Itu prinsip organisasi yang sehat,” tegasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:40 WIB

Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB