Hari Keempat Longsor Cisarua, 8 Jenazah Ditemukan, Total 47 Korban

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR mengevakuasi kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk proses identifikasi DVI. (Posnews/Ist)

Petugas SAR mengevakuasi kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, untuk proses identifikasi DVI. (Posnews/Ist)

BANDUNG BARAT, POSNEWS.CO.ID – Tim SAR kembali menemukan korban longsor Cisarua. Pada hari keempat operasi pencarian, petugas menyerahkan delapan kantong jenazah ke Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.

Dengan temuan terbaru ini, total korban yang dievakuasi mencapai 47 body pack.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menyebutkan, temuan delapan kantong jenazah tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca yang sempat menyulitkan proses pencarian.

“Di hari keempat, kami menemukan delapan body pack dan langsung menyerahkannya ke tim DVI. Sejak hari pertama, total sudah 47 body pack,” ujar Ade Dian, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga :  Presiden Prabowo Setujui 125 Ribu Pakaian Reject untuk Korban Banjir Bandang Sumatera

Pencarian korban dihentikan sementara pada pukul 17.30 WIB. Seluruh personel SAR ditarik dari lokasi longsor dan kembali ke posko masing-masing untuk melanjutkan operasi pada hari berikutnya.

Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga siang memperlambat kerja tim SAR. Namun, cuaca yang berangsur cerah pada sore hari memberi peluang petugas menemukan korban tambahan.

Ade Dian menegaskan, tim SAR hanya fokus pada evakuasi. Soal identitas korban, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Tim DVI Polda Jawa Barat.

Baca Juga :  BPBD DKI, 45 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir per Sabtu Malam

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi soal identitas korban, termasuk apakah warga sipil atau anggota TNI, akan disampaikan oleh tim DVI,” tegasnya.

Sementara itu, suasana duka masih menyelimuti lokasi bencana. Hingga hari keempat, Tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 30 jenazah, sementara pencarian korban lain terus berlanjut di tengah ancaman cuaca dan longsor susulan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB