Heboh! Ketua BEM UBK Akui Terima Rp20 Juta, Kampus Selidiki Aliran Dana Demo

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

UBK Bongkar Pengakuan Ketua BEM soal Uang Rp20 Juta, Tim Investigasi Dibentuk. (Posnews/Ist)

UBK Bongkar Pengakuan Ketua BEM soal Uang Rp20 Juta, Tim Investigasi Dibentuk. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Universitas Bung Karno (UBK) mengungkap fakta baru terkait aksi unjuk rasa yang digelar pada 15 Juni 2026.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UBK, Muhammad Abdimaludin, mengakui menerima uang Rp20 juta yang diduga berkaitan dengan aksi tersebut.

Pengakuan itu langsung mengguncang lingkungan kampus dan memicu penyelidikan internal. Pihak universitas kini bergerak cepat untuk mengusut aliran dana serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil Rektor III UBK, Daniel Panda, mengatakan Abdimaludin telah menyampaikan pengakuan resmi kepada pihak kampus.

“Dia sudah membuat pengakuan secara resmi kepada pihak universitas bahwa dirinya menerima uang sebesar Rp20 juta melalui seorang oknum senior alumni Fakultas Hukum UBK yang diserahkan oleh oknum aparat kepolisian,” ujar Daniel dalam konferensi pers, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga :  Fakta Terbaru Ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku 17 Tahun, Empat Korban Dioperasi

Uang Diduga Dibagikan ke Sejumlah Mahasiswa

Daniel mengungkapkan Abdimaludin juga mengakui membagikan sebagian uang tersebut kepada sejumlah mahasiswa.

Menurut hasil pengakuan awal, penerima uang diduga berasal dari kalangan pengurus BEM Fakultas Hukum, BEM Fakultas Ekonomi, serta beberapa mahasiswa lainnya.

“Dari pengakuan beliau, uang tersebut diserahkan kepada beberapa mahasiswa atau pengurus BEM Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi, serta beberapa mahasiswa lainnya,” katanya.

Temuan ini membuat kasus semakin menjadi perhatian karena melibatkan lebih dari satu pihak di lingkungan kampus.

Kampus Turun Tangan, Bentuk Tim Investigasi

Menindaklanjuti pengakuan tersebut, UBK langsung membentuk tim investigasi untuk mengungkap fakta secara menyeluruh.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Udara Capai 34 Derajat Celsius

Tim akan memeriksa mahasiswa yang diduga menerima aliran dana, meminta keterangan saksi, serta menelusuri kronologi lengkap peristiwa yang terjadi sebelum dan saat aksi berlangsung.

Daniel menegaskan kampus tidak akan menoleransi pelanggaran yang mencederai integritas akademik.

“Dalam proses ini kami akan menyelidiki dan meminta keterangan dari beberapa mahasiswa. Setelah itu kami akan menjatuhkan sanksi,” tegasnya.

Dorong Transparansi dan Integritas Kampus

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa dunia kampus harus tetap menjaga independensi, integritas, dan transparansi dalam setiap aktivitas kemahasiswaan.

Karena itu, UBK berkomitmen mengusut tuntas kasus tersebut dan menjatuhkan sanksi sesuai aturan apabila menemukan pelanggaran.

Sementara itu, publik menunggu hasil investigasi kampus untuk mengungkap pihak yang terlibat dan asal-usul dana yang memicu polemik tersebut.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK
Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana
Brankas Besar Diduga Berisi Ekstasi di Klub Malam HH Club Planet Batam
Bareskrim Segel HH Club Planet 3.0 Batam, 32 Orang Diamankan – Diduga Sarang Narkoba
MUI Larang Peserta Karnaval 17 Agustus Pakai Busana Lawan Jenis
BNN Ungkap Bahaya Ketamin dalam Vape, Modus Baru Jaringan Narkoba Internasional

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:23 WIB

Brankas Besar Diduga Berisi Ekstasi di Klub Malam HH Club Planet Batam

Berita Terbaru

Ukraina dan Rusia saling tuduh melancarkan serangan mematikan pada Minggu, sementara Presiden Volodymyr Zelenskyy menyebut Moskow mengancam. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Serangan Mematikan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:08 WIB

Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas korban jiwa akibat perang, serangan, dan aksi protes, langkah yang berpotensi mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:00 WIB

Eropa Barat mengalami periode Juni-Juli terpanas yang pernah tercatat akibat perubahan iklim, memicu gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah

Selasa, 11 Agu 2026 - 13:48 WIB