LONDON, POSNEWS.CO.ID – Craven Cottage menjadi saksi bisu salah satu pertandingan paling gila dalam sejarah Liga Premier. Manchester City berhasil mengamankan kemenangan tipis 5-4 atas tuan rumah Fulham dalam laga yang penuh drama, Sabtu lalu.
Sorotan utama tertuju pada mesin gol City, Erling Haaland. Pasalnya, pemain Norwegia itu sukses menembus barier 100 gol. Ia memecahkan rekor liga sebagai pemain tercepat yang mencapai tonggak sejarah tersebut.
Awalnya, City tampak akan menang mudah. Mereka sempat memimpin jauh 5-1 sebelum satu jam pertandingan berjalan. Namun, Fulham menolak menyerah dan bangkit secara heroik di babak kedua.
Haaland Salip Shearer dan Kane
Haaland datang ke pertandingan ini dengan koleksi 99 gol. Mulanya, ia sempat frustrasi saat tembakannya menghantam tiang gawang pada menit kelima.
Akan tetapi, momen bersejarah itu akhirnya tiba pada menit ke-17. Jérémy Doku mengirim umpan silang matang ke kotak penalti. Lantas, Haaland menyambutnya dengan tinjuan bola yang merobek jala Bernd Leno.
Gol tersebut menjadi gol ke-100 Haaland di Liga Premier. Hebatnya, ia mencapainya hanya dalam 111 pertandingan. Catatan ini melampaui rekor legenda Alan Shearer (124 laga) dan Harry Kane (141 laga).
Dominasi City dan Blunder Leno
City terus menggempur pertahanan tuan rumah. Pada menit ke-37, Haaland berubah peran menjadi pelayan. Ia memberikan umpan terobosan cerdik kepada Tijjani Reijnders. Seketika, Reijnders mencungkil bola melewati Leno untuk menggandakan keunggulan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Petaka bagi Fulham berlanjut. Phil Foden mencetak gol ketiga City memanfaatkan sapuan bola Leno yang tidak sempurna dari sepak pojok.
Fulham sempat memperkecil ketertinggalan lewat tandukan Emile Smith Rowe sebelum jeda. Sayangnya, City kembali mengamuk di awal babak kedua. Foden mencetak gol keduanya, disusul gol Jérémy Doku yang membuat skor berubah menjadi 5-1.
Kebangkitan “The Cottagers”
Saat pertandingan seolah sudah berakhir, Fulham justru bangkit. Alex Iwobi memicu harapan lewat golnya. Selanjutnya, pemain pengganti Samuel Chukwueze tampil sebagai pahlawan tuan rumah.
Chukwueze mencetak dua gol indah yang membuat stadion bergemuruh. Bahkan, gol keduanya tercipta lewat tembakan kaki kiri keras yang gagal dihalau kiper Gianluigi Donnarumma.
Skor 5-4 membuat menit-menit akhir terasa mencekam. Nyaris saja, Fulham menyamakan kedudukan di masa injury time. Josh King melepaskan tembakan yang sudah melewati kiper. Beruntung, bek City berhasil menyapu bola tepat di garis gawang.
Pada akhirnya, City pulang dengan tiga poin penuh. Meskipun demikian, Pep Guardiola pasti memiliki banyak catatan evaluasi terkait hilangnya fokus pertahanan mereka di babak kedua.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















