Kapolri Listyo Sigit Pererat Silaturahmi dengan Ulama di Jombang dan Tuban

Senin, 25 Agustus 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho saat bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren di Jawa Timur, Senin (25/8/2025). (Dok-Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho saat bersilaturahmi dengan pengasuh Pondok Pesantren di Jawa Timur, Senin (25/8/2025). (Dok-Polri)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo blusukan ke dua pesantren besar di Jawa Timur, Senin (25/8/2025). Ia didampingi Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho. Pesantren yang dikunjungi yaitu Ponpes Majma’al Bahroin Shiddiqiyyah di Ploso, Jombang, dan Ponpes Langitan di Widang, Tuban.

Listyo menegaskan kunjungan ini bagian dari amanat Presiden Prabowo Subianto untuk mempererat sinergi Polri dan ulama. Selain itu, ia juga memohon doa restu demi menjaga keamanan, kedamaian, dan persatuan bangsa.

Baca Juga :  Dokter Iran Bongkar Kedok Pembantaian 30.000 Jiwa

“Ini bagian dari silaturahmi, sebagaimana pesan Presiden agar Polri bersama ulama menjaga kerukunan dan harmoni sosial,” kata Listyo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolri juga mengajak ulama mendukung program strategis pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, swasembada, hingga penguatan SDM menuju Indonesia Emas 2045.

Pimpinan Ponpes Shiddiqiyyah, KH Muchammad Muchtar Mu’ti, menyambut hangat kehadiran Kapolri. Ia mendoakan Polri selalu kuat mengayomi masyarakat.

Baca Juga :  Belasan Gajah Sumatera Amuk Perumahan Karyawan HTI di Siak, 5 Rumah Rusak

Di Ponpes Langitan, Listyo kembali menekankan pentingnya doa ulama untuk keamanan bangsa. Pengasuh ponpes, KH Maksum Faqih (Gus Maksum), menyebut Kapolri sebagai pemimpin rendah hati yang dekat dengan rakyat.

Sebagai wujud kepedulian, Kapolri bersama Kakorlantas juga menyerahkan bantuan kepada 100 santri yatim di dua pesantren tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya
Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO
Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh
KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi
Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua
Waspada! Super New Moon Picu Banjir Rob di 18 Wilayah Pesisir Indonesia 8-22 Juli 2026
PTUN Batalkan SK Menteri HAM Natalius Pigai, Pemerintah Tempuh Banding
Roy Suryo Menang Praperadilan, Sebut Putusan Jadi Babak Baru Hukum Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:27 WIB

SKK Migas Buka Lowongan Kerja S1 2026, Simak Posisi dan Syaratnya

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:03 WIB

Kasus Impor Ilegal iPhone Naik ke Penuntutan, Bareskrim Kejar DPO

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:14 WIB

Usulan Provinsi Sunda Menguat, DPR Minta Kajian Menyeluruh

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:02 WIB

KPK Soroti Raja Juli Telat Lapor Dugaan Gratifikasi

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:54 WIB

Astamaops Kapolri: Tak Perlu Bentuk Satgas Baru untuk Papua

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB