Inflasi Inggris Turun ke 2,6 Persen Dorong Program Ekonomi

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang emas pemulihan ekonomi warga. Penurunan harga bahan bakar menekan inflasi Inggris ke angka 2,6 persen pada Juni, memberikan dorongan besar bagi kebijakan ekonomi Perdana Menteri Andy Burnham. Dok: Istimewa.

Peluang emas pemulihan ekonomi warga. Penurunan harga bahan bakar menekan inflasi Inggris ke angka 2,6 persen pada Juni, memberikan dorongan besar bagi kebijakan ekonomi Perdana Menteri Andy Burnham. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Tingkat inflasi tahunan Inggris mencatatkan penurunan yang cukup signifikan pada bulan Juni.

Penurunan harga bahan bakar minyak mendorong penurunan angka inflasi nasional tersebut.

Perkembangan positif ini memberikan angin segar bagi kepemimpinan Perdana Menteri Andy Burnham.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Pusat Statistik Inggris (ONS) merilis laporan resmi mengenai angka inflasi hari Rabu.

Indeks Harga Konsumen menunjukkan kenaikan sebesar 2,6 persen dalam 12 bulan hingga Juni.

Angka ini melandai dari posisi 2,8 persen pada bulan Mei sebelumnya.

Capaian tersebut sukses melampaui prediksi para analis pasar keuangan global.

Para pengamat sebelumnya memproyeksikan penurunan inflasi hanya menyentuh angka 2,7 persen.

Penurunan harga bensin dan solar menjadi pemicu utama pereda inflasi tersebut.

Harga minyak mentah dunia sempat merosot pasca-kesepakatan gencatan senjata AS dan Iran.

Baca Juga :  Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Pemangkasan Pajak Listrik dan Subsidi Tarif Bus

Perkembangan ekonomi ini memperkuat langkah taktis Perdana Menteri Andy Burnham.

Burnham resmi mengawali masa tugas sebagai perdana menteri pada hari Senin lalu.

Ia langsung meluncurkan serangkaian program guna meringankan beban hidup warga.

Pemerintah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk tagihan listrik rumah tangga.

Kebijakan insentif pajak ini akan berlaku mulai bulan Oktober mendatang.

Pemerintah memproyeksikan program pemangkasan pajak menelan biaya 850 juta poundsterling.

Selain itu, pemerintah menetapkan batas tarif maksimal bus sebesar 2 poundsterling.

Menteri Keuangan John Healey menyambut gembira kabar penurunan inflasi nasional ini.

“Masyarakat mengharapkan berita baik mengenai penurunan inflasi ini,” ujar Healey.

Healey menegaskan komitmen pemerintah untuk mengutamakan kesejahteraan buruh dan pekerja.

Ancaman Lonjakan Inflasi Susulan Akibat Konflik Teluk

Meskipun demikian, para ahli memperkirakan tren penurunan inflasi hanya berjalan singkat.

Pertempuran baru di Timur Tengah kembali menggagalkan perjanjian damai AS dan Iran.

Eskalasi militer tersebut mendongkrak kembali harga minyak mentah di bursa internasional.

Baca Juga :  Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Kondisi ini berpotensi memicu lonjakan harga energi rumah tangga pada musim gugur.

Kepala Ekonom Inggris Capital Economics Paul Dales membagikan analisis ekonominya.

Dales memprediksi inflasi Inggris akan kembali melampaui 3,0 persen pada September.

Ia bahkan memperkirakan angka inflasi menyentuh 3,5 persen pada awal tahun depan.

Kenaikan inflasi tersebut memaksa Bank Sentral Inggris mengerek suku bunga acuan.

Komitmen Disiplin Anggaran di Tengah Target Industri

Di sisi lain, pemerintah juga fokus memberikan kemudahan bagi pelaku usaha kecil.

Burnham ingin meringankan beban pajak pengusaha dari era pemerintahan sebelumnya.

Namun, Burnham tetap menjaga disiplin anggaran negara yang sangat ketat.

Ia menyeimbangkan penerimaan pajak dengan pengeluaran operasional pemerintah harian.

Data resmi menunjukkan angka pinjaman pemerintah Inggris mengalami penurunan pada Juni.

Penurunan pinjaman ini memberikan ruang gerak finansial bagi Menteri Keuangan John Healey.

Strategi jangka panjang Burnham mencakup reindustrialisasi Inggris secara masif.

Pemerintah juga merancang pembangunan perumahan publik guna memenuhi kebutuhan warga.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB