Insiden Kebakaran Kilang Pertamina Dumai Riau, Penyebab Masih Diselidiki

Kamis, 2 Oktober 2025 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api di Kilang Pertamina Dumai saat tim pemadam berupaya memadamkan api, Rabu malam (1/10/2025). Dok: Istimewa

Kobaran api di Kilang Pertamina Dumai saat tim pemadam berupaya memadamkan api, Rabu malam (1/10/2025). Dok: Istimewa

PEKANBARU, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat mengguncang Kilang Pertamina Internasional Dumai, Riau, Rabu malam (1/10/2025). Api berkobar di salah satu unit pengolahan minyak dan gas bumi sekitar pukul 21.20 WIB.

Dari video amatir yang beredar, lidah api menjulang tinggi, disertai asap pekat membumbung ke langit.

Delapan mobil pemadam milik Kilang Pertamina Dumai, dibantu satu unit dari Damkar Kota Dumai serta satu unit dari Pertamina Patra Niaga Region Sumbagut, langsung dikerahkan. Petugas keamanan kilang dan aparat kepolisian sibuk menghalau warga agar tidak mendekat ke area berbahaya.

Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian menegaskan, tim gabungan Polres dan Polda Riau sudah berada di lokasi untuk mengamankan area.
“Tim pemadam saat ini fokus menangani kebakaran di salah satu unit kilang,” ujarnya, Rabu malam.

Situasi Terkendali

Setelah berjibaku hampir dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Pada pukul 23.20 WIB, kondisi kilang dinyatakan aman dan terkendali. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.

Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Dumai, Agustiawan, menjelaskan tim tanggap darurat bergerak cepat sesuai standar keselamatan kerja.

Baca Juga :  Trio Mediator Bertemu di Kairo: Mesir, Qatar, dan Turki Susun Strategi Selamatkan Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza

“Insiden bisa diatasi sehingga tidak meluas ke unit lain. Keselamatan pekerja dan masyarakat tetap jadi prioritas,” tegasnya.

Pertamina juga melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi, berkoordinasi dengan aparat dan pemerintah daerah. Pemantauan lingkungan dijalankan untuk memastikan aktivitas masyarakat sekitar tidak terganggu.

Investigasi Penyebab

Hingga kini, penyebab kebakaran masih misterius. “Proses investigasi sedang berjalan. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat agar insiden ini cepat tuntas,” kata Agustiawan.

Meski sempat panik, aktivitas utama kilang dipastikan tetap berjalan normal. Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:17 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB

Sinergi Tokyo-Washington di G7. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi menggelar pertemuan bilateral singkat bersama Presiden AS Donald Trump untuk membahas isu Timur Tengah dan tarif dagang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran

Rabu, 17 Jun 2026 - 15:17 WIB