Jensen Huang Optimistis Pasar Chip AI China Akan Terbuka

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang di tengah ketidakpastian. CEO Nvidia, Jensen Huang, melihat potensi pasar China kembali terbuka bagi chip AI canggih Amerika Serikat, setelah menyertai delegasi Presiden Donald Trump dalam pertemuan tingkat tinggi di Beijing. Dok: Istimewa.

Peluang di tengah ketidakpastian. CEO Nvidia, Jensen Huang, melihat potensi pasar China kembali terbuka bagi chip AI canggih Amerika Serikat, setelah menyertai delegasi Presiden Donald Trump dalam pertemuan tingkat tinggi di Beijing. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – CEO Nvidia, Jensen Huang, memproyeksikan perubahan besar pada pasar teknologi China. Ia meyakini pemerintah China akan membuka akses bagi chip AI canggih Amerika Serikat. Huang menyampaikan pandangan ini usai menyertai delegasi Presiden Donald Trump ke Beijing pekan lalu.

Huang membagikan pandangannya dalam sebuah wawancara televisi pada Senin (11/5/2026). Ia mengaku tidak membahas penjualan model chip H200 secara spesifik dengan para pejabat tinggi China. Namun, pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping memberikan sinyal perbaikan hubungan dagang.

Status Lisensi Chip H200

Washington sebenarnya telah memberikan lisensi untuk penjualan chip H200 ke China. Oleh karena itu, produsen teknologi di China secara hukum sudah dapat mengakses perangkat keras tersebut.

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Perusahaan-perusahaan teknologi China tampak enggan membeli chip tersebut. Selain itu, Beijing terus mendorong pengembangan chip domestik secara agresif. Tujuannya sangat jelas, yaitu menantang dominasi Amerika Serikat dalam sektor kecerdasan buatan.

Baca Juga :  Ibu-Ibu di Bekasi di Begal Usai Belanja, Motor Digasak-Nyaris Diceburkan ke Kali

“Pemerintah China harus memutuskan seberapa besar pasar lokal yang ingin mereka lindungi,” ujar Huang saat menanggapi situasi tersebut. Ia menilai pasar akan terbuka seiring berjalannya waktu.

Janji Xi Jinping dan Komitmen Perdagangan

Presiden Xi Jinping memberikan pernyataan bernada optimis di hadapan delegasi bisnis Amerika. Ia memastikan bahwa China akan membuka pasar lebih luas kepada dunia. “Perusahaan Amerika akan menikmati prospek yang lebih cerah di China,” ungkap Xi sebagaimana dikutip media pemerintah China.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump mengeklaim telah mencapai kesepakatan dengan Xi untuk melonggarkan restriksi terhadap chip H200. Meskipun demikian, para legislator AS terus mengingatkan pemerintah. Mereka khawatir penjualan chip canggih akan memperkuat kemampuan militer China di masa depan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Batasan Ekspor Masih Berlaku

Perlu dicatat bahwa tidak semua produk Nvidia mendapatkan lampu hijau untuk masuk ke pasar China. Perusahaan tetap dilarang menjual seri produk kelas atas lainnya. Seri Blackwell dan seri Rubin yang akan datang masih masuk dalam daftar larangan ekspor ke China.

Baca Juga :  Trump Sebut Terorisme, Walikota Sebut Sampah

Oleh sebab itu, Nvidia harus terus menavigasi regulasi keamanan nasional Amerika Serikat yang sangat ketat. Sementara itu, perusahaan terus memantau dinamika permintaan dari pasar China yang perlahan mulai beralih ke solusi buatan dalam negeri.

Menanti Keseimbangan Baru

Kunjungan delegasi bisnis bersama Presiden Trump menjadi langkah krusial dalam mencairkan hubungan ekonomi kedua negara. Singkatnya, keberhasilan Huang dalam menembus pasar China akan sangat bergantung pada kebijakan proteksionisme Beijing di masa depan.

Dengan demikian, industri teknologi global kini menanti perkembangan lebih lanjut dari pertemuan Beijing. Pasar akan terus mencermati apakah retorika “membuka diri” dari Presiden Xi akan diikuti oleh pembelian riil produk teknologi Amerika Serikat dalam beberapa bulan ke depan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif
Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas
Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang
Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India
Kasus Whip Pink Diperluas, Bareskrim Periksa Selebgram hingga Konsumen Ratusan Kali Beli
Cekcok soal Pinjam Motor Berujung Pengeroyokan Sekuriti di Tangsel
Pramono Anung Bangun 3 PLTSa di Jakarta, Target Atasi 9.000 Ton Sampah per Hari
Satgas Tangkap Wadanyon HSSBI di Bandara Dekai, Amunisi dan Senjata Disita

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:32 WIB

Pigai Kritik Media Dipenuhi Berita Negatif, Minta Jurnalis Lebih Objektif

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:21 WIB

Pramono Anung Warning Jual Beli Kartu Layanan Gratis, Pemprov DKI Siap Tindak Tegas

Kamis, 21 Mei 2026 - 06:08 WIB

Prediksi Cuaca Jabodetabek Hari Ini: BMKG Waspadai Hujan, Petir, dan Angin Kencang

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB

Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kasus Whip Pink Diperluas, Bareskrim Periksa Selebgram hingga Konsumen Ratusan Kali Beli

Berita Terbaru

Strategi penyeimbangan Washington. Menteri Luar Negeri Marco Rubio segera bertolak ke Swedia untuk menekan anggota NATO soal anggaran pertahanan, sebelum melanjutkan perjalanan ke India guna mencairkan hubungan dagang yang sempat membeku. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rubio: Rangkul Sekutu NATO dan Cairkan Hubungan dengan India

Rabu, 20 Mei 2026 - 17:47 WIB