Begal Bersenpi Masih Mengganas di Jakarta, Reserse Polda Metro Dinilai Lemah

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi begal di Jakarta semakin bringas dan kembali membuat warga resah.

Meski Polda Metro Jaya menangkap delapan pelaku, polisi dinilai belum mampu menekan maraknya kejahatan jalanan yang kini semakin nekat menggunakan senjata api.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengakui masih memburu lima begal yang diduga tergabung dalam sejumlah jaringan berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanudin mengatakan sebagian pelaku yang masih buron diketahui membawa senjata api saat beraksi di jalanan ibu kota.

“Masih ada pelaku yang menggunakan senjata api dan saat ini terus kami kejar,” ujar Iman, Selasa (19/5/2026).

Baca Juga :  Menantu Durhaka, Wanita di Cileungsi Bobol Rumah Mertua Saat Umrah

Begal Makin Brutal, Warga Kian Takut

Maraknya aksi begal di berbagai titik Jakarta memicu kritik terhadap kinerja reserse yang dinilai belum maksimal mengantisipasi kejahatan jalanan.

Pelaku kini tidak hanya menyasar kendaraan bermotor, tetapi juga ponsel dan barang berharga milik korban di ruang publik.

Kondisi ini membuat masyarakat mempertanyakan efektivitas patroli malam dan pengawasan di kawasan rawan kriminalitas.

Polisi Akui Ada Banyak Jaringan Begal

Polda Metro Jaya mengungkap para pelaku berasal dari beberapa kelompok berbeda yang beroperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Polisi kini masih mengembangkan penyelidikan untuk membongkar jaringan lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan kekerasan.

Baca Juga :  Debt Collector Tikam Advokat di Kelapa Dua, Pelaku Diciduk Saat Kabur ke Semarang

“Pelaku berasal dari beberapa jaringan dan masih terus kami kembangkan,” katanya.

WNA Italia Jadi Korban di Bundaran HI

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap delapan pelaku begal dan penjambretan yang beraksi di sejumlah lokasi, mulai dari Kebon Jeruk hingga Bundaran HI.

Tiga pelaku di antaranya merupakan penjambret yang merampas ponsel warga negara Italia di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Kasus tersebut sempat menjadi sorotan karena terjadi di pusat ibu kota yang dikenal sebagai kawasan premium dan ikon Jakarta.

Polisi menegaskan pengejaran terhadap lima pelaku lain masih terus dilakukan guna menekan aksi begal yang belakangan semakin meresahkan masyarakat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru