Misi Penyelamatan Tokyo: Jepang Kerahkan Pesawat Carter Evakuasi Warga dari Timur Tengah

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyelamatan di zona merah. Pemerintah Jepang memulai operasi evakuasi warga dari empat negara Teluk menggunakan pesawat carter khusus guna menghindari dampak perang AS-Israel terhadap Iran. Dok: Istimewa.

Penyelamatan di zona merah. Pemerintah Jepang memulai operasi evakuasi warga dari empat negara Teluk menggunakan pesawat carter khusus guna menghindari dampak perang AS-Israel terhadap Iran. Dok: Istimewa.

TOKYO, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Jepang mengambil langkah darurat guna melindungi warga negaranya di tengah berkecamuknya perang AS-Israel melawan Iran. Jepang secara resmi memulai proses evakuasi massal melalui pengerahan pesawat carter khusus dari wilayah Teluk.

Kementerian Luar Negeri Jepang mengumumkan instruksi tersebut pada Kamis petang. Oleh karena itu, Tokyo kini memprioritaskan pemulangan warga sipil yang terjebak di zona konflik regional yang semakin tidak menentu tersebut.

Kenaikan Status Bahaya di Enam Negara

Seiring dengan meningkatnya intensitas serangan udara di kawasan, Jepang menaikkan status penasihat bahaya ke Level 3. Status ini mengharuskan warga Jepang untuk “menghindari semua perjalanan” ke wilayah tersebut.

Kebijakan ini berlaku secara menyeluruh untuk negara-negara berikut:

  • Kuwait
  • Bahrain
  • Qatar
  • Uni Emirat Arab (UEA)
  • Arab Saudi
  • Oman

Pemerintah Jepang menilai risiko keamanan bagi warga sipil telah mencapai titik kritis. Pasalnya, operasi militer bersenjata kini tidak lagi terbatas pada wilayah Iran, melainkan mulai mengancam stabilitas negara-negara tetangga yang menampung fasilitas strategis.

Logistik Evakuasi Jalur Darat dan Udara

Operasi penyelamatan ini melibatkan koordinasi logistik yang kompleks. Warga Jepang yang berada di Kuwait, Bahrain, Qatar, dan UEA akan menempuh perjalanan darat terlebih dahulu menuju Arab Saudi atau Oman.

Selanjutnya, mereka akan menaiki pesawat carter khusus yang telah pemerintah siapkan guna menuju Tokyo. Meskipun bandara internasional di Saudi dan Oman masih melayani penerbangan komersial, Jepang memutuskan untuk menyediakan armada mandiri. Langkah ini petugas nilai sangat krusial karena warga mulai kesulitan mendapatkan tiket akibat lonjakan permintaan evakuasi global.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabodetabek 1-2 Oktober 2025, Waspada Banjir

Perlindungan bagi 11.000 Warga Negara

Sekretaris Kabinet Jepang, Minoru Kihara, memberikan jaminan penuh dalam konferensi pers di Tokyo. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan merespons setiap kekhawatiran dan permintaan bantuan dari warga dengan sangat cermat.

Saat ini, terdapat sekitar 11.000 warga negara Jepang yang terdaftar dalam basis data tinggal dan perjalanan di Timur Tengah. Pemerintah terus mengirimkan pembaruan informasi darurat secara berkala kepada seluruh pendaftar tersebut. “Kami akan memastikan seluruh saluran komunikasi tetap terbuka bagi warga yang masih terdampar di sana,” tegas Kihara. Langkah asertif Tokyo ini mencerminkan komitmen Jepang untuk tidak meninggalkan warganya di tengah badai perang regional 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Berita Terbaru

Tandukan dramatis Daichi Kamada pada menit-menit akhir menyelamatkan Jepang dari kekalahan saat menghadapi Belanda pada laga pembuka Piala Dunia. Dok: (AP Photo/Julio Cortez)

SPORT

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Jun 2026 - 08:35 WIB