Kadal hingga Tokek, Masa Depan Teknologi Ada di Hutan

Minggu, 4 Januari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ironi jalur ekonomi. Jalan raya yang awalnya bertujuan membantu petani lokal kini menjadi jalur utama pengiriman kayu

Ilustrasi, Ironi jalur ekonomi. Jalan raya yang awalnya bertujuan membantu petani lokal kini menjadi jalur utama pengiriman kayu "keystone" Amazon menuju pabrik-pabrik mewah di China. Dok: Istimewa.

ALICE SPRINGS, POSNEWS.CO.ID – Di tengah hamparan pasir merah membara di pedalaman Australia, Andrew Parker berlutut dengan penuh konsentrasi. Ahli biologi evolusi ini perlahan mencelupkan kaki kanan belakang seekor kadal berduri (thorny devil) ke dalam cawan air.

“Punggungnya benar-benar basah kuyup!” seru Parker takjub. Bahkan, hanya dalam 30 detik, air merambat naik melawan gravitasi, menyelimuti kulit berduri si kadal, hingga mencapai mulutnya. Selanjutnya, kadal itu pun mulai mengecap air dengan puas.

Parker tidak sedang bermain-main. Sebaliknya, ia datang ke gurun ini dengan misi konkret: meniru struktur kulit kadal tersebut untuk menciptakan perangkat penyelamat nyawa yang mampu mengumpulkan air di gurun pasir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Airnya menyebar sangat cepat! Ternyata, kulitnya jauh lebih hidrofobik dari dugaan saya. Mungkin ada kapiler tersembunyi yang menyalurkan air ke mulut,” analisisnya saat meneteskan air ke punggung hewan itu.

Gerakan Global Meniru Alam

Karya Parker hanyalah puncak gunung es dari gerakan biomimetika global yang kian agresif. Faktanya, di seluruh dunia, para insinyur kini mencontek desain alam untuk memecahkan masalah manusia.

Baca Juga :  Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Sebagai contoh, insinyur penerbangan di Berlin mempelajari bulu sayap burung pemangsa untuk menciptakan sayap pesawat yang bisa berubah bentuk demi efisiensi bahan bakar. Sementara itu, arsitek di Zimbabwe meniru gundukan rayap untuk membangun gedung dengan sirkulasi udara alami. Di sisi lain, peneliti Jepang menciptakan jarum suntik tanpa rasa sakit yang terinspirasi dari probosis nyamuk.

Robot Lalat dan Tokek Mekanis

Tantangan paling ambisius datang dari laboratorium robotika. Misalnya, Ronald Fearing, profesor teknik elektro di Universitas California, Berkeley, berambisi menciptakan lalat robot miniatur.

Dengan memanfaatkan laser mikro, Fearing memotong sayap dari lembaran poliester super tipis. Hebatnya, sayap robot lalatnya mengepak 275 kali per detik—lebih cepat dari serangga aslinya. “Serat karbon mengungguli kitin lalat,” ujarnya bangga. Nantinya, ia menargetkan robot ini bisa bermanuver lincah untuk misi pengintaian atau pencarian korban bencana.

Beranjak ke tempat lain, Mark Cutkosky dari Universitas Stanford menciptakan Stickybot, robot pemanjat yang meniru kaki tokek. Secara alami, tokek bisa menempel di dinding berkat gaya van der Waals yang dihasilkan oleh miliaran bulu halus di kakinya.

Baca Juga :  Heboh May Day 2026: Polda Metro Jaya Tangkap 101 Orang, Sita Bom Molotov

Oleh karena itu, Cutkosky meniru ini dengan menciptakan kain urethane berujung runcing. Hasilnya, robot ciptaannya kini mampu memanjat permukaan kaca vertikal. Meskipun demikian, kecepatannya masih jauh di bawah tokek asli dan kakinya mudah kotor—berbeda dengan kaki tokek yang bisa membersihkan diri sendiri.

Jalan Panjang Menuju Kesempurnaan

Kendati potensinya luar biasa, namun biomimetika masih menghadapi jalan terjal menuju produksi massal. Pasalnya, hingga kini hanya sedikit produk yang benar-benar sukses di pasaran. Salah satunya adalah Velcro (terinspirasi dari biji cocklebur yang menempel di bulu anjing) sebagai pengecualian langka sejak 1948.

Selain itu, banyak perusahaan bioteknologi bangkrut saat mencoba meniru sutra laba-laba. Tak hanya itu, ilmuwan masih belum bisa memecahkan kode struktur nano cangkang abalon yang super kuat. Intinya, alam memiliki pengalaman evolusi miliaran tahun, dan manusia baru saja mulai mencoba menyamainya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud
Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda
UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik
167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson
Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween
Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum
Jelang Pemilu Sela: Partai Republik Raih Dukungan di Michigan
Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 November 2026 - 12:04 WIB

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 November 2026 - 10:30 WIB

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 November 2026 - 09:30 WIB

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Berita Terbaru

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB

Politisi Jerman mengecam aksi penjarahan dan bentrokan saat demonstrasi GenZ regelt! Simak ulasan tuntutan pemuda. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 Nov 2026 - 12:04 WIB

Penasihat Presiden UEA Anwar Gargash berharap mediasi Qatar cegah konflik AS-Iran. Simak ulasan perundingan Selat Hormuz.

INTERNASIONAL

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Selasa, 3 Nov 2026 - 11:08 WIB

Gencatan senjata lokal 6 hari di Oleshky Kherson berakhir. 167 warga sipil berhasil dievakuasi lewat rute transit Belarus usai mediasi Melania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson

Selasa, 3 Nov 2026 - 10:30 WIB

Gelombang penembakan massal melanda pusat hiburan malam AS saat libur Halloween. Sedikitnya 8 orang tewas di Dallas, Birmingham, Arkansas. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:30 WIB