Kecelakaan Kereta Bekasi Picu Percepatan Flyover, Pemerintah Siapkan Rp240 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (Posnews/Ist)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kota Bekasi langsung mempercepat proyek flyover di perlintasan Bulak usai kecelakaan maut kereta api yang mengguncang kawasan Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).

Langkah ini diambil untuk menekan risiko kecelakaan serupa sekaligus mengurai kemacetan kronis.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan proyek flyover sebenarnya sudah lama dirancang. Namun, percepatan baru dilakukan setelah insiden tragis tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara teknis, kawasan ini sudah sangat layak dibangun flyover. Sekarang kita percepat,” tegas Tri, Selasa (28/4/2026).

Anggaran Digeber, Proyek Dipercepat

Pemkot Bekasi telah menggelontorkan anggaran besar untuk pembebasan lahan. Pada 2025, dana Rp50 miliar disiapkan.

Kemudian, pada 2026 ditambah Rp56 miliar. Dengan demikian, total anggaran awal mencapai Rp106 miliar.

Namun, kebutuhan total proyek tembus sekitar Rp240 miliar. Artinya, masih ada kekurangan signifikan yang harus segera ditutup.

Baca Juga :  Bandar Sabu Samarinda Dibekuk, Omzet Jaringan Capai Rp630 Miliar

Sementara itu, bantuan dari APBD Provinsi Jawa Barat baru sekitar Rp20 miliar.

Karena itu, Pemkot langsung berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna menutup kekurangan anggaran dan mempercepat realisasi proyek.

Presiden Turun Tangan

Presiden Prabowo Subianto ikut turun tangan. Ia bahkan meninjau langsung korban kecelakaan di rumah sakit dan menyoroti kondisi perlintasan kereta yang dinilai berbahaya.

Prabowo mengungkap fakta mengejutkan: masih ada sekitar 1.800 perlintasan sebidang di Pulau Jawa yang rawan kecelakaan.

“Sudah puluhan tahun masalah ini dibiarkan. Sekarang saatnya kita benahi total,” tegas Prabowo.

Ia memerintahkan perbaikan menyeluruh, mulai dari pembangunan flyover hingga penyediaan pos penjagaan di titik rawan.

Pemerintah pun siap menggelontorkan anggaran jumbo hingga Rp4 triliun demi keselamatan publik.

Baca Juga :  Pertemuan dengan JK, Ormas Katolik Tegaskan Tak Ada Penistaan Agama

Evaluasi Besar-besaran Sistem Perlintasan

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga melakukan evaluasi total sistem keselamatan perkeretaapian.

Perlintasan sebidang dinilai menjadi titik paling rawan, terutama di kawasan padat lalu lintas seperti Bekasi.

Di sisi lain, proyek flyover Bulak diharapkan tidak hanya menekan risiko kecelakaan, tetapi juga memperlancar arus kendaraan di jalur strategis seperti Ampera dan Gula Kapal.

Pemkot Bekasi memastikan percepatan proyek menjadi prioritas utama pascakecelakaan. Pemerintah pusat dan daerah kini bergerak seirama agar proyek tidak kembali molor.

“Keselamatan warga jadi prioritas. Tidak boleh ada penundaan lagi,” tegas Prabowo.

Dengan percepatan ini, pemerintah berharap tragedi serupa tidak terulang dan sistem transportasi nasional menjadi lebih aman, modern, dan terintegrasi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23
Militer Amerika Serikat Tembak Mati Gembong Kriminal
BIGBANG Resmi Umumkan Jadwal Tur Dunia

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:56 WIB

Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:52 WIB

Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terbaru