11 Orang Tewas Setelah Pesawat Jatuh Dekat Pemukiman

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Duka di Tomblaine. Sebuah pesawat sekolah terjun payung jatuh dan menewaskan 11 orang sesaat setelah lepas landas di Perancis timur laut. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

Duka di Tomblaine. Sebuah pesawat sekolah terjun payung jatuh dan menewaskan 11 orang sesaat setelah lepas landas di Perancis timur laut. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

TOMBLAINE, POSNEWS.CO.ID – Pesawat tersebut membawa rombongan dari sebuah sekolah terjun payung lokal untuk sesi latihan udara rutin. Korban meninggal dunia meliputi lima orang siswa penerjun serta lima orang instruktur berpengalaman di bidangnya.

Menteri Dalam Negeri Perancis Laurent Nunez mengonfirmasi bahwa beberapa anggota keluarga korban menyaksikan langsung peristiwa mematikan itu. Rombongan keluarga sedang menunggu di area bandara regional Nancy-Essey saat pesawat lepas landas sekitar pukul sebelas siang.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 3 TKA China Tersangka Pengeroyokan di Tambang IPIP Kolaka

Seorang saksi mata di lapangan menceritakan detik-detik sebelum pesawat jatuh menghantam tanah secara tiba-tiba. Ia mendengar suara mesin pesawat berhenti berputar saat armada baru saja menanjak naik ke angkasa. Saksi tidak melihat adanya kobaran api atau tanda ledakan sebelum pesawat menghantam jalur sepeda dekat kompleks perumahan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ancaman Gelombang Panas Ekstrem

Pejabat wilayah setempat Yves Seguy menjelaskan bahwa pesawat menukik tajam secara vertikal ke permukaan tanah. Keberuntungan besar menyelamatkan para penghuni rumah karena pesawat jatuh beberapa meter saja dari pemukiman warga sipil.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita 516 Kg Sabu dari WNA

Tim penyelamat masih menginvestigasi kemungkinan pengaruh cuaca panas ekstrem sebagai pemicu utama kegagalan mesin pesawat. Kota Nancy mencatat rekor suhu udara paling panas sepanjang sejarah satu hari sebelum kecelakaan udara berlangsung. Pihak kejaksaan setempat juga bersiap meluncurkan penyelidikan hukum untuk mengungkap penyebab pasti tragedi maut ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir
Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS
Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia
Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei
Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer
Langkah Mulus Andy Burnham: Kantongi Dukungan 80 Persen
Militer AS: Gencatan Senjata Selat Hormuz Runtuh
Flu Burung H5 Serang Australia: Kasus Pertama

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 09:00 WIB

Trump Tegaskan Gencatan Senjata AS-Iran Resmi Berakhir

Minggu, 12 Juli 2026 - 08:00 WIB

Penembakan Houston Bongkar Kelalaian ICE dan DHS

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:00 WIB

Zelenskyy Bentuk Pasukan Khusus Penghancur Energi Rusia

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:00 WIB

Trump Siapkan Seribu Rudal Pasca-Pemakaman Ali Khamenei

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:07 WIB

Rusia Paksa 1,6 Juta Anak Ukraina Ikut Indoktrinasi Militer

Berita Terbaru