Kejahatan Jalanan Mengganas, HP Turis Jerman Dirampas di Pasar Baru

Senin, 20 April 2026 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Rampas Handphone. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi kejahatan jalanan kembali mengganas di Jakarta Pusat.

Seorang turis asal Jerman, Robin (26), menjadi korban penjambretan brutal di depan SD Santa Ursula, Jalan Pos No.2, kawasan Pasar Baru, Sawah Besar.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 15.40 WIB, saat korban hendak menyeberang jalan. Namun, situasi mendadak berubah mencekam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, korban berdiri di pinggir jalan sambil memainkan ponsel Samsung Galaxy S23 miliknya. Tanpa diduga, dua pria tak dikenal yang berboncengan sepeda motor langsung mendekat.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Ringkus DPO Narkoba Abdul Hamid di Pontianak, Akui Setor Rp1,6 Miliar

Dalam hitungan detik, pelaku menyambar ponsel dari tangan korban lalu tancap gas melarikan diri. Korban tak sempat bereaksi, apalagi melawan.

“Korban sedang di pinggir jalan sambil bermain handphone. Tiba-tiba diambil oleh pelaku yang berboncengan motor,” ujar petugas saat dikonfirmasi, Senin (20/4/2026).

Aksi Cepat dan Sadis, Korban Tak Berkutik

Aksi pelaku tergolong nekat dan terencana. Mereka memanfaatkan kelengahan korban di ruang publik yang ramai, lalu beraksi dengan cepat tanpa memberi celah perlawanan.

Insiden ini kembali menunjukkan bahwa kejahatan jalanan di ibu kota masih menjadi ancaman serius, bahkan bagi wisatawan asing.

Baca Juga :  Eropa Tolak Seruan Donald Trump untuk Koalisi Militer di Selat Hormuz

Polisi Buru Pelaku, Warga Diminta Waspada

Usai kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Sawah Besar. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan dan memburu pelaku berdasarkan keterangan saksi serta rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Kasus masih dalam penyelidikan,” tegas petugas.

Sementara itu, masyarakat diimbau untuk lebih waspada, terutama saat menggunakan ponsel di tempat terbuka.

Hindari berdiri di pinggir jalan sambil bermain gadget, karena bisa menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Asal AS James Higginbotham Hilang
KAI Tawarkan Tiket Murah 30 Persen Libur Sekolah, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989
Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen
Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta
Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)
Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 06:31 WIB

Mahasiswa Asal AS James Higginbotham Hilang

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:21 WIB

KAI Tawarkan Tiket Murah 30 Persen Libur Sekolah, Ini Jadwal dan Ketentuannya

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48 WIB

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Berita Terbaru

Ilustrasi, Pencarian di tengah ketidakpastian. Polisi dan sukarelawan Jepang menyisir pegunungan timur Kyoto untuk mencari James

INTERNASIONAL

Mahasiswa Asal AS James Higginbotham Hilang

Sabtu, 6 Jun 2026 - 06:31 WIB

Ilustrasi, Ketegangan diplomatik di Pasifik. Tiongkok menjatuhkan larangan perjalanan bagi anggota parlemen Selandia Baru setelah mereka nekat mengunjungi Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB

Pilar kepatuhan ekologi pabrik sawit. Pentingnya mengurus izin Amdal dan dokumen IPLC guna menghindari sanksi penutupan paksa operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:48 WIB