KKB Bakar Pos di Nabire, TNI Selidiki Dugaan Perampasan Pistol G2 Combat

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aparat Kodam XVII/Cenderawasih meningkatkan pengamanan pasca penyerangan dan pembakaran pos keamanan di Nabire Papua Tengah.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, aparat Kodam XVII/Cenderawasih meningkatkan pengamanan pasca penyerangan dan pembakaran pos keamanan di Nabire Papua Tengah. (Posnews/Ist)

NABIRE, POSNEWS.CO.ID – Kelompok bersenjata menyerang dan membakar pos keamanan di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Sabtu (21/2/2026).

Insiden brutal ini langsung memicu respons cepat aparat. Kodam XVII/Cenderawasih bergerak melakukan investigasi untuk memastikan dugaan perampasan senjata dalam serangan tersebut.

Kelompok yang diduga KKB itu membawa kabur sejumlah inventaris keamanan. Mereka diduga merampas satu pucuk pistol jenis G2 Combat, satu magazen, serta 10 butir amunisi kaliber 9 milimeter.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Inf Tri Purwanto menegaskan jajarannya masih mendalami informasi tersebut.

“Saat ini kami terus melakukan investigasi untuk memastikan ada atau tidaknya senjata yang dirampas dalam kejadian itu,” ujar Tri, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga :  Jejak KKB Yahukimo Diburu, 133 Anak Panah hingga Senapan Angin Disita

Pos yang Dibakar Milik Perusahaan

Tri meluruskan bahwa lokasi yang dibakar bukan pos milik TNI. Pos tersebut merupakan fasilitas keamanan milik PT Kristalin Eka Lestari (KEL) yang beroperasi di wilayah itu.

Namun demikian, serangan itu tetap menelan korban jiwa. Serda Hamdani, anggota Deninteldam XVII/Cenderawasih yang sedang menjalankan tugas monitoring wilayah di Nabire, tewas dalam insiden tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, seorang karyawan PT KEL bernama Aksay Sandika Moho juga meninggal dunia.

Aparat menduga kelompok bersenjata pimpinan Aibon Kogoya berada di balik aksi penyerangan tersebut.

Jenazah Dimakamkan di Maros

Keluarga mengenali salah satu korban melalui tanda khusus di bagian mulut. Selanjutnya, aparat memberangkatkan jenazah Serda Hamdani pada 23 Februari 2026 untuk dimakamkan di Maros, Sulawesi Selatan.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Ditembaki KKB di Boven Digoel, 2 Pilot Gugur dan 39 Warga Mengungsi

“Kami telah menyerahkan jenazah Serda Hamdani kepada pihak keluarga dan memakamkannya di Maros. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa ini,” kata Tri.

Pasca-penyerangan, aparat gabungan meningkatkan patroli dan memperketat pengamanan di sejumlah titik rawan di Papua Tengah.

TNI bersama aparat keamanan lainnya kini memburu para pelaku guna menjaga stabilitas keamanan di Nabire dan wilayah sekitarnya.

Hingga kini, Kodam XVII/Cenderawasih masih menunggu hasil investigasi resmi terkait dugaan perampasan senjata dalam serangan tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB