Korban Gempa NTT Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengungsi dan petugas mengevakuasi korban setelah gempa M 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (Posnews/BPBD)

Warga mengungsi dan petugas mengevakuasi korban setelah gempa M 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (Posnews/BPBD)

BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur bertambah menjadi 14 orang hingga Sabtu siang. Ribuan warga mengungsi setelah guncangan kuat dan peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan BMKG.

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Duka mendalam menyelimuti Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban tewas akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB bertambah menjadi 14 orang berdasarkan pemutakhiran data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga pukul 12.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan.

Pendataan korban dan kerusakan masih terus dilakukan sehingga jumlah tersebut dapat berubah seiring proses verifikasi di lapangan.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan korban meninggal sementara tersebar di Kabupaten Manggarai sebanyak enam orang, Kabupaten Manggarai Timur lima orang, dan Kabupaten Sikka tiga orang.

Baca Juga :  11 Gajah Sumatera Amuk Mess PT Arara Abadi Siak, Anak Gajah Terperosok Septic Tank

“Data korban merupakan data sementara dan masih dapat berubah seiring proses verifikasi dan validasi oleh BPBD bersama unsur terkait,” ujar Berton.

Ribuan Warga Mengungsi

Selain menelan korban jiwa, gempa besar tersebut juga memicu kepanikan di berbagai wilayah.

Sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian atau evakuasi mandiri, sementara sedikitnya lima kepala keluarga dilaporkan terdampak langsung.

Sebagian besar warga memilih meninggalkan rumah mereka setelah merasakan guncangan kuat selama sekitar satu menit dan mendengar adanya peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan BMKG.

Guncangan Terasa Hingga Sulawesi Selatan

Gempa utama berpusat di laut pada koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer, sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo.

Guncangan kuat dirasakan di Kabupaten Nagekeo, Sikka, Manggarai Barat, dan Kota Bima, serta menjalar hingga Jeneponto, Kepulauan Selayar, dan Maros di Sulawesi Selatan.

“Gempa utama sempat memicu peringatan dini tsunami. BPBD bersama unsur terkait segera mengarahkan masyarakat di wilayah pesisir untuk melakukan evakuasi menuju tempat yang lebih tinggi dan aman,” kata Berton.

Baca Juga :  Simpan Senpi Ilegal dan Peluru Aktif di Kontrakan, Pria di Muba Diciduk Polisi

Peringatan Tsunami Resmi Dicabut

BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.31.30 WIB setelah tidak ditemukan kenaikan muka air laut yang signifikan.

Namun, aktivitas seismik masih berlangsung. Pascagempa utama, tercatat sedikitnya empat gempa susulan berkekuatan M5,5 hingga M6,2, dan seluruhnya tidak berpotensi tsunami.

BNPB Terus Lakukan Pendataan dan Penanganan

BPBD bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah terus mendata korban, kerusakan, dan kebutuhan warga terdampak.

BNPB mengimbau masyarakat tetap tenang, menghindari bangunan rusak, dan hanya mengikuti informasi resmi.

Warga di wilayah pesisir juga diminta terus mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah meskipun peringatan dini tsunami telah dicabut.

Kesiapsiagaan Menyelamatkan Nyawa

Tragedi ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki aktivitas tektonik tinggi.

Kesiapsiagaan, kepatuhan jalur evakuasi, dan informasi resmi penting untuk mengurangi risiko korban jiwa. BNPB akan terus memantau dan memperbarui data gempa melalui kanal resmi pemerintah, BNPB, dan BMKG.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777
Gempa NTT M 7,7, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Rumah
Tragis! Ibu Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bogor Selatan
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 14 Daerah Berstatus Waspada Tsunami
SPPG Mojokerto Meledak, Atap Bangunan Ambruk dan 5 Orang Terluka
Polisi Ringkus 2 Tersangka Pembunuhan Ibu dan Anak di Hutan Landak
Maling Toko Kelontong di Gresik Babak Belur Dihajar Massa, Motor Dibakar Warga
Ekshumasi Jasad Sutrimo, Tim Forensik Ambil Sampel DNA dan Toksikologi

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:18 WIB

HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Korban Gempa NTT Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Gempa NTT M 7,7, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Rumah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 07:10 WIB

Tragis! Ibu Tewas dalam Kebakaran Rumah di Bogor Selatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 06:57 WIB

Gempa M 7,7 Guncang NTT, 14 Daerah Berstatus Waspada Tsunami

Berita Terbaru

Batangan emas dengan latar grafik kenaikan harga emas global periode II Agustus 2026.(Posnews/Getty Images/urzine)

DAERAH

HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777

Sabtu, 15 Agu 2026 - 15:18 WIB

Warga mengungsi dan petugas mengevakuasi korban setelah gempa M 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur. (Posnews/BPBD)

DAERAH

Korban Gempa NTT Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 15 Agu 2026 - 14:42 WIB

Presiden Donald Trump menepis kekhawatiran soal kondisi hidup dan kesehatan mental awak kapal induk USS Abraham Lincoln. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental

Sabtu, 15 Agu 2026 - 13:19 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam akan segera menjadikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:08 WIB

Warga mengevakuasi korban dari reruntuhan rumah akibat gempa M 7,7 di Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur. (Posnews/REUTRES)

DAERAH

Gempa NTT M 7,7, Ibu dan 2 Anak Tewas Tertimbun Rumah

Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:32 WIB