Lisa Mariana Keberatan Hasil Tes DNA dengan Ridwan Kamil, Ajukan Uji Ulang ke Singapura

Kamis, 11 September 2025 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selebgram Lisa Mariana saat dijadwalkan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (11/9/2025). Dok-Istimewa

Selebgram Lisa Mariana saat dijadwalkan pemeriksaan di Bareskrim Polri, Kamis (11/9/2025). Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Selebgram Lisa Mariana menyatakan keberatan atas hasil tes DNA antara dirinya, anaknya, dan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang dilakukan Bareskrim bersama Pusdokkes Polri.

“Dalam BAP, Lisa Mariana menegaskan keberatan atas hasil tes DNA tersebut dan berencana mengajukan second opinion di Rumah Sakit Mount Elizabeth Singapura,” kata pengacaranya, Bertua Diana Hutapea, di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (11/9/2025).

Bertua menuturkan, keberatan itu muncul setelah pihaknya meminta meninjau keseluruhan hasil tes DNA. Menurutnya, hasil menunjukkan CA memiliki setengah identik dengan Ridwan Kamil.

Baca Juga :  Uya Kuya Pulangkan Jenazah PMI Rifa Hamidah di Jember, Jawa Timur

“Kami meminta diperlihatkan hasil lengkap. Berdasarkan penjelasan Bareskrim, sebagian hasil tes menyatakan DNA Pak Ridwan Kamil mirip dengan baby CA, sementara sebagian lainnya tidak identik,” jelasnya.

Ia menambahkan, tes DNA ulang di Singapura dipilih karena metode pemeriksaan lebih komprehensif.
“Di sini hanya diperiksa air liur dan darah. Sementara di Mount Elizabeth Singapura bisa diuji juga melalui kuku dan rambut sehingga akurasinya lebih tinggi,” ungkap Bertua.

Baca Juga :  Pramono Anung Tegaskan Belum Ada Rencana Kenaikan Tarif Parkir di Jakarta

Sebagai informasi, Bareskrim Polri sebelumnya menyatakan bahwa hasil tes DNA Ridwan Kamil tidak identik dengan anak Lisa Mariana, CA.

Kasus ini bermula ketika Ridwan Kamil melaporkan Lisa Mariana atas tuduhan pencemaran nama baik pada 11 April 2025. Laporan diterima Bareskrim Polri dengan nomor LP/B/174/IV/2025/SPKT/BARESKRIM POLRI, dengan dugaan pelanggaran UU ITE serta Pasal 310 dan 311 KUHP. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NewJeans Siapkan Comeback di Kopenhagen: Tiga Anggota Terlihat Mulai Rekaman Musik Baru
Rekor Dunia K-pop: Ekspor Album Tembus US$120 Juta di Kuartal I 2026
Ancol Gelar Jazz Night & Pameran Seni, Andien Meriahkan International Jazz Day 2026
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum
Promo Ancol April-Mei 2026: Dufan, Sea World hingga Atlantis Diskon + Voucher Makan
15 Ribu Korban, Dana Rp2,4 T Raib – Dude Herlino Terseret Kasus DSI Angkat Bicara
Kasus Richard Lee Memanas, Polisi Perpanjang Penahanan hingga Mei 2026
Libur Lebaran, Kota Tua Jakarta Dipadati 23 Ribu Pengunjung – Lighting Art Daya Tarik Utama

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 11:05 WIB

NewJeans Siapkan Comeback di Kopenhagen: Tiga Anggota Terlihat Mulai Rekaman Musik Baru

Kamis, 30 April 2026 - 10:57 WIB

Rekor Dunia K-pop: Ekspor Album Tembus US$120 Juta di Kuartal I 2026

Jumat, 24 April 2026 - 18:12 WIB

Ancol Gelar Jazz Night & Pameran Seni, Andien Meriahkan International Jazz Day 2026

Minggu, 19 April 2026 - 16:47 WIB

Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Tempuh Jalur Hukum

Kamis, 9 April 2026 - 14:24 WIB

Promo Ancol April-Mei 2026: Dufan, Sea World hingga Atlantis Diskon + Voucher Makan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB